Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Meski memiliki banyak penggemar dan pendukung dari seluruh dunia, di Inggris sendiri perdebatan tentang sistem monarki sebenarnya semakin lantang disuarakan perbagai pihak. Tak sedikit warga muda Inggris dan Britania Raya yang menolak berlanjutnya monarki di Inggris. Protes semakin kencang disuarakan menjelang penobatan Raja Charles III.
Berbagai aksi demonstrasi dilakukan kelompok penentang monarki di berbagai wilayah Inggris. Mereka secara bergantian melakukan aksi dengan membawa spanduk berisi berbagai pernyataan protes. Di antaranya yang bertuliskan "Dia Bukan Raja Kami" dan "Akhiri Monarki".
Sejak Kamis, (4/5) lalu, BBC melaporkan setidaknya ada hampir 2 ribu orang yang mengikuti aksi menentang menarki di sekitar London.
Baca juga: Pengamanan Inggris Diperketat Jelang Penobatan Raja Charles III
Mereka juga menyatakan akan datang dan melakukan aksi protes serupa di area pelaksanaan penobatan Raja Charles III pada Sabtu, (6/6).
Di luar negeri, massa pendukung Charles sebagai raja turun temurun dan kepala negara 14 negara Persemakmuran juga terlihat semakin rapuh.
Jamaika dan Belize mengungkapkan bahwa keduanya, minggu ini, mengisyaratkan mereka sedang bergerak menuju republik mandiri. Sementara Australia, Kanada, dan lainnya mungkin pada akhirnya akan mengikuti.
Sementara itu, warga Inggris yang berjuang dengan melonjaknya biaya hidup juga mempertanyakan mengapa pembayar pajak harus membayar untuk penobatan, dengan tagihan diperkirakan lebih dari 126 juta Dolar AS.
Namun, kerumunan besar penggemar kerajaan yang telah mengantri sepanjang minggu di The Mall, di luar Istana Buckingham menunjukkan bahwa bangsawan masih memiliki peran sentral dalam budaya Inggris dan sejarah.
Banyak dari mereka yang berkemah untuk menonton berasal dari luar negeri, menyiratkan bahwa bahwa posisi tak tersentuh keluarga kerajaan sebagai merek global terkemuka Inggris, masih eksis.
Penobatan adalah inti dari tiga hari acara, termasuk konser di Kastil Windsor di barat London pada Minggu malam.
(Z-9)
Pangeran William dan Kate Middleton tampil selaras di BAFTA Film Awards pasca-penangkapan Andrew Mountbatten-Windsor.
Mantan Pangeran Inggris Prince Andrew ditangkap polisi Thames Valley atas dugaan pelanggaran jabatan publik menyusul pengungkapan dokumen Jeffrey Epstein.
Sarah Ferguson, mantan istri Pangeran Andrew, diduga meminta bantuan finansial kepada Epstein setelah sang miliarder divonis atas kasus pelecehan seksual pada 2008.
Sebuah rangkaian surel dari tahun 2010 menunjukkan Pangeran Andrew secara aktif mengundang Jeffrey Epstein, terpidana kasus pelecehan seksual anak, untuk berkunjung ke Istana Buckingham.
ANGGOTA keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor dilaporkan meninggalkan kediamannya di Kastil Windsor setelah dikaitkan dengan kasus Jeffrey Epstein.
Indonesia menegaskan komitmen dalam melindungi keanekaragaman hayati dunia melalui penguatan hutan adat, perlindungan satwa liar, dan pemberantasan kejahatan satwa.
PM Australia Anthony Albanese kirim surat ke PM Keir Starmer, dukung penghapusan Andrew Mountbatten-Windsor dari garis suksesi Kerajaan Inggris.
Berbeda dengan tuduhan sebelumnya yang berfokus pada pelecehan seksual, penangkapan kali ini didasarkan pada temuan bahwa Andrew diduga menyalahgunakan perannya
Nama Putri Beatrice dan Putri Eugenie muncul ratusan kali dalam dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein. Tekanan publik kembali menghantam keluarga York dan monarki Inggris.
Juliette Bryant, penyintas pelecehan Jeffrey Epstein, meminta Istana Buckingham bersikap proaktif memeriksa email dan dokumen Pangeran Andrew.
Tekanan meningkat bagi Pangeran Andrew untuk bersaksi di AS terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein. Buckingham Palace menyatakan siap mendukung penyelidikan polisi.
Raja Charles III pecah suara terkait skandal Jeffrey Epstein yang menyeret Andrew Mountbatten-Windsor. Istana siap bekerja sama dengan polisi terkait dugaan pelanggaran hukum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved