Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Raja Charles III Siap Dukung Polisi Usut Skandal Pangeran Andrew dan Epstein

Thalatie K Yani
10/2/2026 05:06
Raja Charles III Siap Dukung Polisi Usut Skandal Pangeran Andrew dan Epstein
Raja Charles III pecah suara terkait skandal Jeffrey Epstein yang menyeret Andrew Mountbatten-Windsor. Istana siap bekerja sama dengan polisi terkait dugaan pelanggaran hukum.(The Royal Family)

RAJA Charles III akhirnya memberikan intervensi langsung terkait gelombang baru pengungkapan skandal Jeffrey Epstein. Melalui pernyataan resmi, Istana Buckingham menegaskan kesiapannya untuk mendukung pihak kepolisian dalam meninjau tuduhan yang melibatkan saudaranya, Andrew Mountbatten-Windsor.

Langkah ini menyusul laporan dari kelompok anti-monarki, Republic, kepada Kepolisian Thames Valley. Andrew dilaporkan atas dugaan pelanggaran jabatan publik dan pembocoran rahasia resmi negara.

"Raja telah memperjelas, melalui kata-kata dan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengenai keprihatinan mendalamnya atas tuduhan yang terus muncul terkait perilaku Tn. Mountbatten-Windsor," ujar juru bicara Istana.

Pihak Istana juga menambahkan kesiapan mereka jika pihak berwajib memerlukan bantuan. "Meskipun klaim spesifik tersebut harus ditangani oleh Tn. Mountbatten-Windsor sendiri, jika kami didekati oleh Kepolisian Thames Valley, kami siap mendukung mereka seperti yang Anda harapkan," lanjutnya.

Dugaan Pembocoran Informasi Rahasia 

Dokumen terbaru dari berkas Epstein menunjukkan adanya email yang memperlihatkan Andrew mengirimkan laporan kunjungan resmi ke Singapura, Hong Kong, dan Vietnam kepada Epstein pada November 2010. Padahal, sebagai utusan dagang, ia memiliki kewajiban menjaga kerahasiaan informasi sensitif dan komersial.

Tak hanya itu, rincian peluang investasi di Afghanistan yang berstatus "rahasia" juga diduga diteruskan kepada Epstein pada Desember 2010. Dokumen ini semakin menyudutkan posisi Andrew, yang sebelumnya telah dicopot dari gelar pangeran dan adipati (duke) pada Oktober 2025.

Fokus pada Korban dan Tekanan Publik

Di tengah sorotan tajam ini, Istana Buckingham menyatakan simpati Raja dan Ratu sepenuhnya tertuju kepada para penyintas. "Pikiran dan simpati Raja dan Ratu telah, dan tetap bersama, para korban dari segala bentuk pelecehan," tegas pernyataan tersebut.

Tekanan publik kian terasa saat Raja Charles III mengunjungi Clitheroe pada Senin lalu. Seorang warga sempat berteriak menanyakan seberapa lama Raja mengetahui perihal hubungan Andrew dan Epstein. Di sisi lain, Pangeran William dan Kate Middleton juga menyatakan "sangat prihatin" atas terungkapnya informasi baru ini.

Kini, Andrew dilaporkan telah pindah lebih cepat dari kediamannya di Royal Lodge, Windsor, menuju perkebunan pribadi Raja di Sandringham. Meski berkas Epstein terus mengungkap detail baru, termasuk foto-foto kontroversial dan keterlibatan mantan istrinya, Sarah Ferguson, Andrew tetap membantah keras segala tuduhan pelanggaran hukum tersebut. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya