Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGERAN dan Putri Wales, William dan Catherine (Kate Middleton), akhirnya memecah keheningan terkait dokumen terbaru skandal Jeffrey Epstein yang terus mengguncang Kerajaan Inggris. Dalam pernyataan resmi pertama mereka, pasangan ini menyatakan "sangat prihatin" atas fakta-fakta baru yang terungkap.
Melalui juru bicara Istana Kensington, William dan Kate menegaskan fokus utama mereka saat ini adalah para korban. Hal ini merespons rilis dokumen pengadilan di Amerika Serikat yang kembali menyeret nama Andrew Mountbatten-Windsor (Pangeran Andrew).
"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Pangeran dan Putri sangat prihatin dengan pengungkapan yang terus berlanjut ini. Pikiran mereka tetap terfokus pada para korban," ujar juru bicara istana.
Pernyataan singkat namun krusial ini dirilis tepat saat Pangeran William bersiap melakukan kunjungan diplomatik penting ke Arab Saudi. Para pengamat menilai langkah ini diambil untuk meredam spekulasi negatif sekaligus menunjukkan calon pewaris takhta tersebut tidak menutup mata terhadap isu sensitif yang merusak reputasi keluarga kerajaan.
Meski tidak menyebut nama Andrew secara eksplisit, pernyataan ini menjadi sinyal kuat posisi William. Selama ini, William dikabarkan mendukung pemutusan hubungan total dengan pamannya yang kini sudah dicopot dari gelar militer dan peran resminya tersebut.
Tekanan terhadap Andrew semakin memuncak menyusul temuan foto-foto baru dan email dalam dokumen tersebut. Salah satu bukti krusial adalah email dari Ghislaine Maxwell tahun 2015 yang seolah memvalidasi foto ikonik Andrew bersama Virginia Giuffre. Foto yang sebelumnya diklaim Andrew sebagai hasil rekayasa digital.
Tak hanya itu, Andrew juga menghadapi tuduhan baru:
Sentimen publik terhadap masalah ini tampak nyata. Pekan lalu, Raja Charles III sempat diteriaki oleh warga saat mengunjungi Lancashire. "Sudah berapa lama Anda tahu tentang Andrew dan Epstein?" teriak salah satu pengunjuk rasa di tengah kerumunan.
Saat ini, Pangeran Andrew diketahui telah meninggalkan kediamannya di Royal Lodge lebih awal dari jadwal dan pindah ke perkebunan pribadi Sandringham milik Raja. Meski Andrew telah membayar penyelesaian hukum di luar pengadilan dengan Virginia Giuffre pada 2022, ia tetap membantah segala tuduhan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Istana kini berada di bawah tekanan besar untuk menunjukkan pemisahan total dengan Andrew guna menjaga integritas monarki di mata dunia. (BBC/Z-2)
Kate Middleton dan Putri Charlotte memberikan kejutan manis lewat duet piano di konser Together at Christmas.
“Dari ibu ke ibu, yang baru saja menderita kanker, saya hanya ingin memeluknya," kata Jessie J
Princess of Wales Catherine dan Ibu Negara AS Melania Trump tinggalkan acara formal untuk momen hangat bersama pramuka cilik di Windsor Castle.
Kate Middleton menarik perhatian publik dengan rambut pirang yang lebih terang saat kunjungan resmi pertamanya bersama Pangeran William.
Kate Middleton memberikan penghormatan menyentuh untuk mendiang Liz Hatton, seorang fotografer muda berbakat yang meninggal dunia pada usia 17 tahun akibat kanker.
Raja Charles III pecah suara terkait skandal Jeffrey Epstein yang menyeret Andrew Mountbatten-Windsor. Istana siap bekerja sama dengan polisi terkait dugaan pelanggaran hukum.
Andrew Mountbatten-Windsor dilaporkan ke Kepolisian Thames Valley atas dugaan pembocoran dokumen rahasia negara kepada predator seksual Jeffrey Epstein.
Dokumen Jeffrey Epstein memuat tuduhan seorang penari eksotis yang mengklaim diminta melakukan tindakan seksual bersama Epstein dan Pangeran Andrew di Florida pada 2006.
Dokumen terbaru dari berkas Jeffrey Epstein mengungkap email Ghislaine Maxwell yang mengonfirmasi keaslian foto Pangeran Andrew bersama Virginia Giuffre.
Sarah Ferguson, mantan istri Pangeran Andrew, diduga meminta bantuan finansial kepada Epstein setelah sang miliarder divonis atas kasus pelecehan seksual pada 2008.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved