Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGERAN dan Putri Wales, William dan Catherine (Kate Middleton), akhirnya memecah keheningan terkait dokumen terbaru skandal Jeffrey Epstein yang terus mengguncang Kerajaan Inggris. Dalam pernyataan resmi pertama mereka, pasangan ini menyatakan "sangat prihatin" atas fakta-fakta baru yang terungkap.
Melalui juru bicara Istana Kensington, William dan Kate menegaskan fokus utama mereka saat ini adalah para korban. Hal ini merespons rilis dokumen pengadilan di Amerika Serikat yang kembali menyeret nama Andrew Mountbatten-Windsor (Pangeran Andrew).
"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Pangeran dan Putri sangat prihatin dengan pengungkapan yang terus berlanjut ini. Pikiran mereka tetap terfokus pada para korban," ujar juru bicara istana.
Pernyataan singkat namun krusial ini dirilis tepat saat Pangeran William bersiap melakukan kunjungan diplomatik penting ke Arab Saudi. Para pengamat menilai langkah ini diambil untuk meredam spekulasi negatif sekaligus menunjukkan calon pewaris takhta tersebut tidak menutup mata terhadap isu sensitif yang merusak reputasi keluarga kerajaan.
Meski tidak menyebut nama Andrew secara eksplisit, pernyataan ini menjadi sinyal kuat posisi William. Selama ini, William dikabarkan mendukung pemutusan hubungan total dengan pamannya yang kini sudah dicopot dari gelar militer dan peran resminya tersebut.
Tekanan terhadap Andrew semakin memuncak menyusul temuan foto-foto baru dan email dalam dokumen tersebut. Salah satu bukti krusial adalah email dari Ghislaine Maxwell tahun 2015 yang seolah memvalidasi foto ikonik Andrew bersama Virginia Giuffre. Foto yang sebelumnya diklaim Andrew sebagai hasil rekayasa digital.
Tak hanya itu, Andrew juga menghadapi tuduhan baru:
Sentimen publik terhadap masalah ini tampak nyata. Pekan lalu, Raja Charles III sempat diteriaki oleh warga saat mengunjungi Lancashire. "Sudah berapa lama Anda tahu tentang Andrew dan Epstein?" teriak salah satu pengunjuk rasa di tengah kerumunan.
Saat ini, Pangeran Andrew diketahui telah meninggalkan kediamannya di Royal Lodge lebih awal dari jadwal dan pindah ke perkebunan pribadi Sandringham milik Raja. Meski Andrew telah membayar penyelesaian hukum di luar pengadilan dengan Virginia Giuffre pada 2022, ia tetap membantah segala tuduhan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Istana kini berada di bawah tekanan besar untuk menunjukkan pemisahan total dengan Andrew guna menjaga integritas monarki di mata dunia. (BBC/Z-2)
Pangeran William mengaku sedang tidak dalam kondisi tenang untuk menonton film 'Hamnet'.
Pangeran William dan Kate Middleton tampil selaras di BAFTA Film Awards pasca-penangkapan Andrew Mountbatten-Windsor.
Yang menjadi sorotan utama para pengamat fashion adalah keputusan Kate untuk melakukan rewear. Gaun ini merupakan busana yang sama yang pernah ia kenakan saat menghadiri gala
Kate Middleton dan Putri Charlotte memberikan kejutan manis lewat duet piano di konser Together at Christmas.
“Dari ibu ke ibu, yang baru saja menderita kanker, saya hanya ingin memeluknya," kata Jessie J
Mantan jaksa senior Inggris menyebut polisi bergerak cepat saat kepentingan negara terancam, namun lambat dalam menangani laporan kekerasan seksual penyintas Jeffrey Epstein.
Pangeran William mengaku sedang tidak dalam kondisi tenang untuk menonton film 'Hamnet'.
Berbeda dengan tuduhan sebelumnya yang berfokus pada pelecehan seksual, penangkapan kali ini didasarkan pada temuan bahwa Andrew diduga menyalahgunakan perannya
Berbeda dengan gugatan sipil sebelumnya yang berfokus pada tuduhan pelecehan seksual, penangkapan kali ini berkaitan dengan pelanggaran jabatan publik.
Dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman AS disebut mencakup email yang menunjukkan Andrew meneruskan laporan resmi kunjungan perdagangan ke Asia
Sidang Departemen Kehakiman AS terkait berkas Jeffrey Epstein berujung ricuh. Jaksa Agung Pam Bondi bela sensor dokumen di hadapan para korban yang hadir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved