Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Dua puluh tahun setelah rezimnya jatuh, mendiang Presiden Irak Saddam Hussein tetap dikagumi dan dihormati di Yordania. Di negara ini, citranya masih dapat dilihat di seluruh negeri, mulai chasing handphone hingga stiker di bemper mobil. Padahal di Irak, simbol dan gambar yang terkait dengan pemerintahannya masih dilarang hingga kini.
Pada 20 Maret 2003, Presiden AS saat itu George W. Bush meluncurkan operasi gurun dengan melakukan invasi darat mengerahkan ratusan ribu pasukan gabungan AS dan Inggris, dengan dalih menghancurkan gudang senjata pemusnah massal Irak.
Saddam muncul untuk terakhir kalinya di depan umum pada 9 April, hanya beberapa jam sebelum pengumuman jatuhnya Baghdad. Delapan bulan kemudian, Saddam yang memerintah sejak 1979, akhirnya ditemukan di sebuah bunker tempat persembunyiannya oleh pasukan AS. Dia kemudian diadili, dihukum dan digantung pada pagi hari tanggal 30 Desember 2006.
Di Irak, memajang foto-foto atau slogan-slogan dari seorang diktator yang digulingkan merupakan pelanggaran dan terkadang penangkapan masih dilakukan. Oktober lalu, empat orang ditahan di provinsi Anbar, antara Bagdad dan perbatasan Yordania, karena dinggap mmemuliakan rezim yang sudah mati ini selama perayaan Hari Nasional.
Namun, di Yordania, banyak orang yang mengenang Saddam atas dukungannya terhadap perjuangan Palestina, nasionalisme Arab, dan perlawanan terhadap intervensi Barat di Timur Tengah.
"Puluhan ribu warga Yordania lulus dari universitas Irak di berbagai bidang selama era Saddam dengan beasiswa gratis," kata anggota parlemen Khalil Attiyeh kepada AFP.
Dia mengatakan Saddam mendukung perjuangan Palestina, atau intifada, dan membantu keluarga para martir Palestina dan membangun kembali rumah mereka yang dihancurkan oleh musuh.
Attiyeh percaya adalah normal bagi orang Yordania untuk memuja dan tidak melupakannya “Itu menunjukkan kesetiaan kepada pemimpin heroik ini".
Salameh Blewi, 67, seorang kontraktor di Yordania yang mengunjungi Baghdad pada 1980-an, menyebut Saddam sebagai "pemimpin Arab yang terhormat dan jujur, dengan posisi terhormat".
"Rakyat Yordania tahu bahwa Saddam Hussein adalah pemimpin Arab pemberani dan nasionalis. Kami semua mencintainya," kata Shaher Abu Sharkh, 67, yang menjual aksesoris ponsel di Amman.
"Yang terjadi bukanlah jatuhnya rezim Saddam, melainkan jatuhnya Irak. Sayangnya, Irak berakhir setelah Saddam dan dihancurkan secara sistematis," ujarnya. (AFP/M-3)
Prabowo juga melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu menilai, upaya meminimalkan perbedaan pandangan menjadi penting di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi global.
Raja Juli Antoni juga menegaskan bahwa PSI merupakan partai yang terbuka bagi berbagai kalangan, baik muda maupun senior.
kehadiran Mr J nantinya akan memberikan dampak signifikan bagi perjalanan politik PSI ke depan.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pembicaraan dengan Amerika Serikat berlangsung positif dan mencapai kesepakatan untuk melanjutkan proses negosiasi.
Wall Street Journal, mengutip sumber, melaporkan bahwa Pentagon dan Gedung Putih telah menyampaikan rancangan rencana dan skenario yang dibuat bersama terkait serangan AS ke Iran.
Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah mengerahkan armada besar ke kawasan Timur Tengah. Pernyataan itu disampaikannya melalui akun media sosial Truth Social.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved