Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan setiap pembicaraan damai Ukraina harus fokus pada menciptakan tatanan dunia baru dan mempertimbangkan kepentingan negaranya. Rusia, katanya, akan terus melawan dominasi Amerika Serikat di panggung global.
Dia berpendapat bahwa serangan di Ukraina merupakan bagian dari perjuangan itu. Moskow tidak punya pilihan selain melanjutkan serangannya selama lebih dari setahun di Ukraina, karena tidak melihat solusi diplomatik. "Setiap negosiasi harus didasarkan pada pertimbangan kepentingan Rusia dan kekhawatiran Rusia," kata Lavrov pada Jumat (7/4) setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu di Ankara.
Menurut dia, negosiasi damai di Ukraina harus mengacu pada prinsip-prinsip yang akan menjadi dasar tatanan dunia baru. Dia menambahkan bahwa Rusia menolak tatanan dunia unipolar yang dipimpin oleh satu hegemon.
Baca juga: Kunjungi Warsawa, Zelensky Ajak Polandia Lawan Rusia
Cavusoglu, yang negaranya menjadi tuan rumah pembicaraan antara Rusia dan Ukraina tahun lalu, menyerukan dimulainya kembali dialog. Ia menyatakan kekhawatiran bahwa perang di Ukraina akan meningkat di musim semi.
Kesepakatan biji-bijian yang ditengahi PBB, Moskow mengancam akan keluar dari kesepakatan itu jika terdapat hambatan untuk ekspor pertaniannya. Pembicaraan di Turki itu untuk memperpanjang perjanjian ekspor biji-bijian Ukraina yang dimulai bulan depan. Kesepakatan biji-bijian melalui Laut Hitam pertama kali ditandatangani Juli lalu dan telah dua kali diperbarui.
Baca juga: Finlandia Gabung ke NATO, Rusia Tak Gentar
Lavrov mengatakan dia dan Cavusoglu membahas kegagalan mengimplementasikan ketentuan kesepakatan tersebut. Dia menambahkan bahwa Rusia dapat bekerja di luar kesepakatan tersebut jika negara-negara Barat menghambat ekspor pertaniannya.
Kesepakatan itu memastikan pengiriman biji-bijian dan komoditas lain dengan aman dari pelabuhan Ukraina di tengah blokade angkatan laut Rusia. Bersama Lavrov, Cavusoglu mengatakan bahwa Turki berkomitmen memperpanjang kesepakatan tersebut setelah pertengahan Mei.
"Kami mementingkan kelanjutan dari perjanjian tersebut. Tidak hanya untuk ekspor biji-bijian dan pupuk Rusia dan Ukraina, tetapi juga untuk menghentikan krisis pangan dunia," kata Cavusoglu.
Pihaknya juga setuju bahwa hambatan ekspor biji-bijian dan pupuk Rusia harus dihilangkan. Masalah perlu diatasi agar kesepakatan biji-bijian diperpanjang lebih lanjut.
Rusia dan Ukraina adalah dua produsen komoditas pertanian terpenting di dunia dan pemain utama di pasar gandum, jelai, jagung, lobak, minyak lobak, biji bunga matahari, dan minyak bunga matahari. Rusia juga dominan di pasar pupuk. Sementara ekspor makanan dan pupuk Rusia tidak berada di bawah sanksi Barat, Moskow mengatakan pembatasan pembayaran, logistik dan industri asuransi adalah penghambatnya. (Aljazeera/Z-2)
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
MEMASUKI tahun kelima invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, belum ada tanda-tanda penyelesaian perang ini yang stabil.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
Ukraina dan SpaceX resmi memblokir terminal Starlink milik Rusia. Akibatnya, sistem komunikasi militer Rusia di garis depan dilaporkan mengalami kegagalan fatal.
Serangan drone Rusia di Ukraina timur menewaskan 12 penambang dan menghantam rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia di tengah suhu ekstrem dan penundaan perundingan damai.
Serangan drone Rusia menghantam kereta penumpang di Kharkiv, menewaskan sedikitnya 4 orang. Zelensky sebut serangan sipil ini murni aksi terorisme.
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved