Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Parlemen Yordania telah memilih untuk merekomendasikan pengusiran duta besar Israel dari negara tersebut. Tindakan ini sebagai protes atas perilaku seorang menteri dalam pemerintahan sayap kanan Israel, memicu kontroversi pada awal pekan ini setelah ia menyangkal keberadaan rakyat Palestina.
Dalam sesi legislatif, Ketua DPR Ahmed al-Safadi meminta pemerintah untuk mengambil tindakan sebagai tanggapan terhadap Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich.
Smotrich menyatakan tidak ada orang Palestina, karena memang tidak ada Palestina. Dia berdiri di podium yang dihiasi dengan peta yang menunjukkan perluasan fiksi Israel yang meliputi seluruh wilayah Palestina dan Yordania yang tengah diduduki.
Baca juga: Indonesia Kecam Israel yang Tak Akui Palestina dan Caplok Wilayah Yordania
Insiden ini menimbulkan reaksi keras dan duta besar Israel di Amman sehingga dipanggil oleh kementerian luar negeri Yordania untuk menyampaikan keberatannya. Pemerintah Mesir dan Uni Emirat Arab juga mengeluarkan pernyataan yang mengutuk kata-kata dan tindakan Smotrich.
Pada hari Senin, para pejabat Yordania mengatakan bahwa penasihat keamanan nasional Israel telah mengatakan kepada mereka bahwa Israel menghormati kedaulatan dan integritas teritorial tetangganya.
Baca juga: AS Kecam Pernyataan Menteri Israel bahwa tidak Ada Bangsa Palestina
Parlemen Yordania mengatakan bahwa mereka bersatu dalam menolak komentar Smotrich, dan menyebut tindakannya sebagai cerminan arogansi Israel.
Dalam tanggapannya kepada para anggota parlemen, Wakil Perdana Menteri Yordania, Tawfiq Krishan, mengatakan bahwa dampak dari insiden tersebut telah menyatukan warga Yordania.
"Peta Yordania hanya digambar oleh warga Yordania," kata Krishan, dilansir dari Aljazeera, Rabu, (22/3).
Israel dan Yordania menandatangani perjanjian damai pada tahun 1994, setelah berperang satu sama lain pada tahun 1948 dan 1967. Banyak warga Yordania yang berasal dari Palestina, keturunan orang Palestina yang diusir dari rumah mereka oleh Israel.
(Z-9)
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Mu’ti menuturkan, pertemuan berlangsung kondusif dan terbuka, tanpa perdebatan tajam antarormas.
Pep Guardiola tegaskan komitmen suarakan korban konflik global, mulai dari Palestina, Ukraina, hingga Sudan. Ia sebut kekerasan massal sebagai masalah bersama umat manusia.
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, membeberkan alasan fundamental di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melibatkan Indonesia dalam Board of Peace.
PRESIDEN Prabowo Subianto disebut mengambil sikap tegas terkait posisi Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Peneliti berhasil mengidentifikasi kuburan massal korban Plak Justinian di Jerash. Bukti DNA mengungkap bagaimana pandemi melumpuhkan kota kuno 1.500 tahun lalu.
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) RI tengah mengawal ketat kasus hukum seorang anak Indonesia karena diduga terlibat dalam aktivitas yang mendukung gerakan ISIS.
Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memulai proses penetapan sejumlah cabang Ikhwanul Muslimin di Libanon, Mesir, dan Yordania sebagai organisasi teroris asing.
Ingatan puluhan tahun silam itu diceritakan kembali oleh Abdullah II, usai mendengar pernyataan Prabowo ihwal kisah persahabatan mereka berdua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved