Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGAN Rusia sebelum fajar menyasar infrastruktur energi di seluruh Ukraina pada hari Kamis (9/3). Serangan itu memicu pemadaman listrik besar-besaran termasuk di pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa.
Selama berbulan-bulan Rusia telah menghujani fasilitas-fasilitas penting di Ukraina dengan rudal dan pesawat nirawak, sehingga mengganggu pasokan air, pemanas dan listrik bagi jutaan orang.
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko mengatakan bahwa 15 persen rumah tangga tidak memiliki listrik dan 40% tidak memiliki pemanas setelah ledakan di dua area di ibukota Ukraina.
"Dua orang terluka," katanya.
Operator energi nuklir Ukraina mengatakan bahwa serangan-serangan tersebut juga telah memutus pasokan listrik ke pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, yang dikendalikan oleh pasukan Rusia dan merupakan yang terbesar di Eropa.
Untuk keenam kalinya sejak diambil alih, fasilitas ini sekarang beroperasi dengan menggunakan generator diesel hingga 10 hari ke depan.
"Hitung mundur telah dimulai. Jika tidak mungkin memperbarui catu daya eksternal stasiun selama waktu ini, kecelakaan dengan konsekuensi radiasi untuk seluruh dunia dapat terjadi," sebut Energoatom.
Pemogokan juga dilaporkan terjadi pada pembangkit energi di beberapa bagian lain Ukraina, termasuk Kharkiv di timur laut dan Wilayah Odesa di Barat Daya.
Di wilayah Kharkiv, yang terletak di perbatasan dengan Rusia, gubernur Oleg Synegubov mengatakan telah terjadi 15 serangan.
"Penjajah sekali lagi menargetkan fasilitas infrastruktur penting," katanya di media sosial.
Synegubov menambahkan bahwa informasi mengenai korban dan skala kerusakan sedang diklarifikasi.
Di kota utama Kharkiv, Wali Kota Igor Terekhov mengatakan bahwa infrastruktur energi telah menjadi sasaran dan ada masalah dengan listrik di beberapa bagian kota.
Di wilayah Odesa, gubernur Maksym Marchenko mengatakan "rudal menghantam infrastruktur energi di wilayah itu serta merusak bangunan tempat tinggal setelah serangan rudal besar-besaran.
"Untungnya, tidak ada korban jiwa," katanya, dia menambahkan bahwa pembatasan catu daya telah dilakukan. (AFP/Z-4)
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Kim Jong-un meninjau industri pertahanan Korea Utara dan memerintahkan perluasan produksi rudal serta peluru kendali menjelang Kongres Partai tahun depan.
RUSIA kembali memanaskan hubungan dengan Barat setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir terbaru, 9M730 Burevestnik
Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan negaranya memiliki sekitar 5.000 rudal antipesawat buatan Rusia jenis Igla-S yang siap digunakan untuk menghadapi kemungkinan ancaman AS.
Pemerintah Rusia sebelumnya telah memperingatkan Amerika Serikat agar tidak memasok rudal jarak jauh ke Ukraina.
Putin mengatakan kepada Aliyev bahwa dua rudal antipesawat Rusia meledak beberapa meter dari sebuah pesawat penumpang Azerbaijan Airlines, menewaskan 38 orang di dalamnya.
Delapan jet tempur F-15 dan empat F-35 yang menempuh jarak sekitar 1.500 kilometer ke arah Laut Merah melepaskan rudal balistik ke Qatar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved