Jumat 13 Januari 2023, 20:38 WIB

RI Siap Beri Pendampingan Hukum untuk Anton Gobay

Cahya Mulyana | Internasional
RI Siap Beri Pendampingan Hukum untuk Anton Gobay

Antara
Deretan bendera Merah Putih dengan latar belakang gedung bertingkat.

 

INDONESIA menghormati penegakan hukum Filipina terhadap seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Anton Gobay. Indonesia akan memberikan pendampingan kepada Anton Gobay.

"AG (Anton Gobay) adalah WNI yang sedang bermasalah di luar negeri. Sesuai ketentuan, perwakilan RI di Manila akan memberikan bantuan kekonsuleran, termasuk pendampingan," ujar Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Teuku Faizasyah, Jumat (13/1).

Menurutnya, Indonesia belum merencanakan permintaan ekstradisi Anton kepada pemerintah Filipina. Pasalnya, proses hukum terhadap Anton baru dimulai.

Baca juga: Polri: Tujuan Anton Gobay Beli Senpi untuk Dijual di Papua

"Belum bisa dijawab pada saat ini (soal ekstradisi). Terlebih, saat aparat penegak hukum Filipina sedang melakukan investigasi," pungkas Teuku.

Duta Besar RI untuk Filipina Agus Widjojo juga belum bisa memastikan waktu pemulangan Anton Gobay ke Indonesia. Pihaknya akan mengawal proses tersebut, serta memastikan pemenuhan seluruh hak.

"Mungkin kita jangan lompat jauh ke depan tentang rencana pemulangan. Ini masih tahap awal penyidikan dan penggalian informasi," jelas Agus.

KBRI di Filipina dikatakannya telah menjalankan tugas pokok, yakni perlindingan WNI di luar negeri. Misalnya, mengirimkan bantuan makanan hingga pakaian untuk kebutuhan sehari-hari Anton.

Baca juga: Mahfud Tegaskan Pemerintah tidak Akan Melepaskan Lukas Enembe

KBRI juga melakukan koordinasi dengan Kepolisian Filipina untuk akses kepada Anton. Saat ini, Anton Gobay dipastikan berada di Kepolisian Kota General Santos dalam kondisi sehat.

Diketahui, Polisi Filipina mengumumkan penangkapan seorang WNI bernama Anton Gobay terkait kepemilikan senjata api laras panjang ilegal pada Sabtu (7/1) lalu. Anton ditangkap bersama dua warga lokal di Sarangani, Filipina.

Dalam penangkapan tersebut, petugas kepolisian turut menyita barang bukti berupa senjata api laras panjang. Di antaranya, 10 unit Colt AR-15, sebuah Para Riffle 9 mm, 20 buah magasine dan 10 buah senjata yang belum dirakit.(OL-11)
 

Baca Juga

AFP

Unggah Video Menari, Sepasang Kekasih Di Iran Harus Masuk Bui

👤Widhoroso 🕔Kamis 02 Februari 2023, 00:26 WIB
PENGADILAN Iran menjatuhkan hukuman penjara masing-masing lebih dari 10 tahun kepada pasangan muda yang menari di depan salah satu landmark...
Wikipedia

Jet Tempur Legendaris J-7 Milik Tiongkok Resmi Pensiun Tahun Ini

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 21:09 WIB
Jumlah J-7 di dunia saat ini diperkirakan mencapai 2.400 unit, yang tersebar di wilayah Asia, Timur Tengah, dan...
AFP/Oli Scarff.

Inggris Bersiap Hadapi Aksi Mogok Kerja Terbesar

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 01 Februari 2023, 20:26 WIB
Para pemimpin serikat pekerja memperkirakan hingga 500.000 orang akan ikut...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya