Sabtu 07 Januari 2023, 17:05 WIB

Bocah 6 Tahun Tembak Guru dalam Ruang Kelas di Virginia

Ferdian Ananda Majni | Internasional
Bocah 6 Tahun Tembak Guru dalam Ruang Kelas di Virginia

DOK.MI
Ilustrasi

 

SEORANG siswa berusia enam tahun menembak dan melukai seorang guru di Virginia selama pertengkaran di dalam ruang kelas satu, seperti dilaporkan kepolisian dan pejabat sekolah di Kota Newport News, Negara Bagian Virginia, Amerika Serikat.

Tidak ada siswa yang terluka dalam penembakan pada Jumat (6/1) di Sekolah Dasar Richneck, kata polisi. Sang guru, yakni seorang wanita berusia 30-an menderita luka yang mengancam keselamatannya.

Kepala Polisi Newport News, Steve Drew, mengatakan kepada wartawan bahwa kondisi guru tersebut agak membaik pada sore hari.

Sementara anak itu memiliki pistol di ruang kelas dan mereka menahan siswa tersebut.

"Kami tidak memiliki situasi di mana seseorang melakukan penembakan di sekitar sekolah," kata Drew kepada wartawan.

"Kami memiliki situasi di satu lokasi tertentu di mana tembakan dilepaskan. Penembakan itu bukan kecelakaan," katanya.

Penyelidik berusaha mencari tahu dari mana anak itu mendapatkan senjata tersebut.

Kepala polisi tidak secara khusus menjawab pertanyaan tentang apakah pihak berwenang telah menghubungi orangtua bocah itu, tetapi anggota departemen kepolisian sedang menangani penyelidikan itu.

"Kami telah menghubungi pengacara persemakmuran kami [jaksa setempat] dan beberapa entitas lain untuk membantu kami mendapatkan layanan terbaik bagi pemuda ini," kata Drew.

Kepala polisi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang penembakan, pertengkaran, atau apa yang terjadi di dalam sekolah.


Baca juga: 1.668 Jurnalis Terbunuh dalam 20 Tahun Terakhir


Orangtua dan siswa dipertemukan kembali di pintu gimnasium, kata Sekolah Umum Newport News di Facebook.

Newport News merupakan kota berpenduduk sekitar 185.000 orang di tenggara Virginia yang dikenal dengan galangan kapalnya, yang membangun kapal induk negara dan kapal Angkatan Laut AS lainnya.

Richneck memiliki sekitar 550 siswa yang duduk di taman kanak-kanak hingga kelas lima (usia 10-11 tahun), menurut situs web Departemen Pendidikan Virginia.

Hukum Virginia tidak mengizinkan anak usia enam tahun untuk diadili sebagai orang dewasa. Selain itu, seorang anak berusia enam tahun terlalu muda untuk ditahan di Departemen Kehakiman Anak jika terbukti bersalah.

Namun, seorang hakim remaja akan memiliki wewenang untuk mencabut hak asuh orangtua dan menempatkan seorang anak di bawah pengawasan Departemen Layanan Sosial.

Penembakan sekolah yang melibatkan anak berusia enam tahun sangat jarang, kata James Alan Fox, seorang kriminolog di Universitas Northeastern Boston.

Fox, yang menganalisis kumpulan data penembakan di sekolah sejak 1970 dari Pusat Pertahanan dan Keamanan Dalam Negeri, mengatakan data tersebut mencantumkan penembakan di sekolah yang melibatkan anak-anak berusia tujuh, delapan, sembilan tahun ke atas, tetapi bukan anak berusia enam tahun.

Faktor lain yang menonjol tentang penembakan di Virginia adalah bahwa hal itu terjadi di ruang kelas, kata Fox. Banyak terjadi di luar gedung sekolah di mana siswa tidak diawasi. (Aljazeera/OL-16)

 

Baca Juga

gavi.org

Nigeria Umumkan Status Darurat yang Disebabkan Demam Lassa

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 21:19 WIB
Pemerintah Nigeria mengumumkan status darurat yang disebabkan demam Lassa, demikian menurut Pusat Pengendalian Penyakit Nasional...
Antara

RI Tegaskan Pentingnya Sentralisasi dan Kesatuan ASEAN

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 03 Februari 2023, 21:06 WIB
Negara anggota ASEAN juga harus menghormati prinsip demokrasi hukum internasional, hak asasi manusia dan ketentuan dalam Piagam...
ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Bos Mafia Italia Ditangkap saat Menyamar jadi Koki Pizza

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 03 Februari 2023, 20:54 WIB
Edgardo Greco (63) dicari atas pembunuhan dua laki-laki bersaudara yang terbunuh dalam perang mafia antara dua geng di awal 1990-an,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya