Minggu 01 Januari 2023, 10:15 WIB

Zelensky: Pihak yang Memerintahkan Serangan pada Ukraina tidak Akan Dimaafkan

Mediaindonesia.com | Internasional
Zelensky: Pihak yang Memerintahkan Serangan pada Ukraina tidak Akan Dimaafkan

AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Sabtu (31/12) mengatakan pihak yang memerintahkan serangan terhadap Ukraina tidak bakal dimaafkan.

Lewat pesan video di Telegram Zelensky mengatakan bahwa pada Malam Tahun Baru, militer Rusia meluncurkan serangan rudal ke Ukraina, termasuk Ibu Kota Kiev, dan menyasar warga sipil.

Menurut Zelensky, Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi pihak yang harus disalahkan atas serangan terhadap Ukraina. "Tidak ada satu orang pun di bumi yang akan memaafkan Anda atas (serangan) ini. Ukraina tidak akan pernah memaafkan Anda," ucapnya.

Zelensky menjelaskan bahwa 140 personel militer Ukraina dibebaskan lewat pertukaran tahanan dengan Rusia.

"Total 1.596 perempuan dan laki-laki Ukraina sudah kembali ke rumahnya sejak 24 Februari," katanya, merujuk pada tanggal dimulainya perang antara Rusia dan Ukraina.

Sebelumnya Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa 82 tentara Rusia telah dibebaskan oleh Ukraina. Sementara itu, kepala kantor presiden Ukraina Andriy Yermak mengatakan Rusia telah membebaskan 140 warga Ukraina. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Rajasthan State Disaster Response Force (SDRF) / AFP

Dua Jet Militer India Tabrakan, Seorang Pilot Tewas

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 19:00 WIB
Peristiwa itu terjadi dalam sebuah tabrakan di udara ketika sedang melakukan latihan di selatan Ibu Kota New...
 Bulent KILIC / AFP

Serangan Rusia Tewaskan Tiga Orang di Kota Kostiantynivka, Ukraina Timur

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 17:23 WIB
Sebelumnya, Kyrylenko mengatakan empat orang telah terbunuh dan sedikitnya tujuh orang terluka akibat serangan Rusia selama 24 jam...
MICHAEL DANTAS / STR / AFP

Alami Gizi Buruk, Anak-anak Suku Asli Amazon Dirawat di Rumah Sakit

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 14:59 WIB
Beberapa anak dari suku Yanomami menderita pneumonia, sementara anak yang lainnya terkena malaria. Beberapa anak bahkan mengalami...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya