Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMA orang tewas dan puluhan lainnya terluka setelah kecelakaan bus dan truk menyebabkan kebakaran besar di terowongan jalan tol di pinggiran Seoul, kata departemen pemadam kebakaran setempat kepada AFP.
Gambar-gambar dari tempat kejadian di media lokal menunjukkan api besar dan kepulan asap membubung dari terowongan, ketika ratusan petugas pemadam kebakaran berjuang untuk mengendalikan kobaran api.
Kebakaran dimulai ketika sebuah bus bertabrakan dengan sebuah truk sekitar pukul 13.50 (12.50 waktu Singapura) di terowongan tol di Gwacheon, kata seorang pejabat di departemen pemadam kebakaran Gwacheon kepada AFP.
Terowongan yang ditinggikan, dan dirancang untuk melindungi bangunan di sekitarnya dari kebisingan jalan, dengan cepat dilalap api, gambar di media lokal menunjukkan.
Petugas pemadam kebakaran telah mengendalikan api.
"Kami sedang melakukan pencarian di dalam terowongan jika ada korban tambahan," kata pejabat itu.
Setelah awalnya mengatakan bahwa enam orang tewas, pihak berwenang telah merevisi jumlah korban tewas menjadi lima, dengan 37 orang terluka.
Baca juga: Gara-Gara Kabut Tebal, 200 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tiongkok
Beberapa yang terluka menderita luka bakar. "Tiga orang mengalami luka bakar di bagian wajah sementara sisanya dirawat karena menghirup asap," katanya.
Menteri Dalam Negeri Lee Sang-min menyerukan sumber daya maksimal dikerahkan untuk menyelamatkan nyawa, lapor Kantor Berita Yonhap.
"Saya mendesak pihak berwenang untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa mereka yang belum melarikan diri," katanya.
Kecelakaan fatal itu terjadi hanya beberapa bulan setelah 150 orang, kebanyakan wanita muda, tewas dalam kerumunan Halloween di distrik kehidupan malam Itaewon.
Transformasi cepat Korea Selatan dari daerah terpencil yang dilanda perang dan miskin menjadi ekonomi terbesar keempat di Asia dan demokrasi yang berkembang adalah sumber kebanggaan nasional yang besar.
Namun serangkaian bencana yang dapat dicegah --termasuk Itaewon, dan tenggelamnya kapal feri Sewol yang menewaskan lebih dari 300 orang pada 2014-- telah menggoyahkan kepercayaan publik.
Banyak warga Korea Selatan mempertanyakan apakah standar keselamatan dikesampingkan dan peraturan diabaikan dalam pembangunan yang terburu-buru, dengan jumlah kecelakaan yang panjang meninggalkan warisan kepahitan dan ketidakpercayaan. (OL-16)
Petugas Damkar Jakarta Utara padamkan kebakaran bak air PAM Jaya di Pluit akibat pengelasan filter air. Api berhasil dikendalikan dalam 30 menit.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
MASYARAKAT Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah jangan hanya terpaku pada jalan tol saat arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan jalan arteri yang layak dapat menjadi alternatif.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A Purwantono memprediksi ada 1,6 juta kendaraan meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek melalui Jalan Tol Jasa Marga di libur Imlek 2026.
Menjelang periode mobilitas tinggi pada arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) terus memacu pengerjaan pemeliharaan rutin di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).
Emosi yang tidak stabil saat macet sering kali memicu pengemudi bertindak agresif, seperti bermanuver zigzag atau menyalip melalui bahu jalan.
Kendaraan yang bergerak menuju wilayah timur Trans Jawa masih terlihat cukup tinggi yakni sebanyak 40.904 kendaraan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved