Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Diminta jangan hanya Bertumpu pada Jalan Tol

Widjajadi
18/2/2026 21:09
Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Diminta jangan hanya Bertumpu pada Jalan Tol
Puncak arus mudik Lebaran di GT Kalikangkung Semarang.(Dok. Antara)

MASYARAKAT Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah jangan hanya terpaku pada jalan tol saat arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan jalan arteri yang layak dapat menjadi alternatif untuk mengurangi kemacetan mudik Lebaran di jalan tol.

Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan pada 2026 memperkirakan, angka pergerakan masyarakat pada mudik Lebaran 2026 bisa mencapai 143,9 juta orang, atau terjadi penurunan tipis dibandingkan tahun lalu, yang berjumlah 146 juta orang.

Menurut Dewan Penasehat MTI, Djoko Setijowarno, dari perkirakan pergerakan, ada sejumlah alasan terkait ritual Mudik Lebaran 2026, yakni untuk merayakan Idul Fitri di kampung halaman, sekitar 95,27 juta orang,  tradisi kunjungi orang tua atau sanak saudara sebanyak 27,78 juta orang.

"Dan pilihan moda transportasi dari hasil survei adalah, menggunakan mobil pribadi (76,24 juta orang), dan bus diperkirakan mencapai 23,34 juta orang," tutur pakar transportasi dari Unika Soegijopranoto itu dalam perbincangan dengan Media Indonesia, Rabu sore (18/2/2026).

Dia paparkan, bahwa jalan tol tidak dirancang untuk lonjakan volume ekstrem saat musim mudik Lebaran. Karena itu disarankan, pengaturan lalu lintas yang matang dan penambahan fasilitas menjadi kunci utama.

Lebih jauh Djoko Setijowarno membeberkan, jalur arteri yang meliputi  Jalur Pantura dan Jalur Pansel dapat menjadi alternatif yang lebih terukur dan bebas dari kemacetan panjang di tol.

Tentunya untuk kelancaran, diperlukan penambahan fasilitas di jalur mudik, seperti penambahan toilet, SPKLU, dan rest area tambahan darurat di jalan tol.

Lebih dari itu, juga diperlukan rekayasa lalu lintas. Seperti penerapan one way perlu dikaji lebih mendalam untuk mengantisipasi dampaknya terhadap pergerakan bus antarkota.

MTI mendorong pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran mudik Lebaran 2026. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya