Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN demonstran menggunakan ban terbakar, kayu, dan batu untuk memblokade bandara di kota terbesar kedua di Peru, Arequipa, Senin (12/12), memprotes digulingkannya Presiden Pedro Castillo.
Demonstran menuntut digelarnya pemilu dan mundurnya presiden baru Dina Boluarte, setelah pendahulunya, Presiden Castillo ditangkap pada pekan lalu setelah berusaha membubarkan parlemen dan memimpin berdasarkan dekrit.
Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan sekitar 1.500 demonstran yang merusak lampu landas pacu, membakar gerbang masuk bandara, dan memaksa bandara ditutup selama 3 jam.
Baca juga: Eks Presiden Peru Pedro Castillo Cari Perlindungan di Meksiko
Ombudsman HAM Peru mengatakan dua warga sipil terluka dalam insiden itu.
Boluarte berusaha meredakan ketegangan di negaranya setelah terjadi bentrokan berdarah selama akhir pekan dengan mengumumkan, Minggu (11/12), bahwa dirinya akan menggelar pemilu lebih cepat dua tahun sembari menentapkan keadaan darurat di sejumlah wilayah yang panas.
Namun, demonstran tetap memblokade jalan di sejumlah kota besar seperti Arequipa di selatan, Cusco di tenggara, dan Libertad di utara.
Di Arequipa, demonstran juga menduduki salah satu pabrik terbesar di Peru, milik perusahaan susu Gloria.
Insiden baru itu terjadi meski Boluarte, dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi nasional mengatakan tengah berusaha mencapai kesempatan dengan Kongres untuk mempercepat pemilu dari Juli 2026 menjadi April 2024.
Boluarte, mantan jaksa yang kemudian menjadi wakil presiden Castillo, diambil sumpahnya sebagai presiden setelah Presiden Peru itu dimakzulkan dan ditangkap, pekan lalu.
Pada Senin (12/12), pemerintah Peru memecat 26 kepala daerah yang ditunjuk Castillo dengan alasan mereka memicu aksi demonstrasi di wilayah mereka.
Sementara itu, serikat pekerja dan organisasi yang mewakili suku asli Peru menyerukan mogok kerja tanpa batas sebagai bentuk dukungan bagi Castillo.
Mereka menuntut dibubarkannya Kongres, pemilu dipercepat, dan pembentukan konstitusi baru. Mereka juga menuntut Castillo segera dibebaskan.
Dengan latar belakang sebagai guru dan ketua serikat pekerja, Castillo kesulitan mendapat dukungan dari kalangan elite Peru,
Presiden terguling itu ditangkap pada Rabu (7/12) dalam perjalanan ke Kedutaan Besar Meksiko untuk mencari suaka. Dia ditangkap dengan dakwaan pemberontakan dan konspirasi. (AFP/OL-1)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Adapun Pedro Castillo ditangkap setelah berusaha membubarkan Kongres Peru, sebagai upaya terakhir yang gagal untuk menghindari pemungutan suara pemakzulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved