Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MEKSIKO memulai konsultasi dengan otoritas berwenang Peru terkait permintaan mantan Presiden Pedro Castillo untuk mencari suaka di negara tersebut.
"Duta Besar Meksiko untuk Peru bertemu dengan Castillo di mana dia ditahan," ungkap Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard melalui akun Twitter-nya, Kamis (8/12).
Adapun Castillo ditangkap setelah berusaha membubarkan Kongres Peru, sebagai upaya terakhir yang gagal untuk menghindari pemungutan suara pemakzulan.
Baca juga: Masyarakat Adat di Peru Bebaskan Ratusan Turis yang Disandera
Ebrard membagikan salinan permintaan suaka Castillo yang ditulis oleh pengacaranya. Adapun pengacara tersebut menuduh Castillo berisiko besar di Peru, serta menderita penganiayaan yang tidak berdasar.
Pengacara juga menyatakan bahwa tidak dapat melihat Castillo dalam beberapa waktu terakhir. "Otoritas Peru telah bertindak dengan motivasi politik sehubungan dengan (Castillo)," tulis pengacara Victor Gilbert Perez.
“Sedemikian rupa sehingga mereka bermaksud untuk menuntutnya, hanya karena pengumuman kehendak atau niat yang bukan merupakan tindak pidana apa pun," imbuhnya.
Sidang pendahuluan pada Kamis waktu setempat berupaya mengevaluasi legalitas penangkapan Castillo. Serta, menyentuh penyelidikan oleh Kantor Kejaksaan Agung atas tuduhan bahwa dia mengatur pemberontakan.
Baca juga: Presiden Peru Tunjuk Wanita Pencinta Lingkungan sebagai PM Baru
Pada Kamis pagi, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan Castillo telah meneleponnya dan memberitahu sedang dalam perjalanan ke Kedutaan Meksiko di Peru untuk meminta suaka.
"Castillo ditangkap dan tidak pernah tiba di kedutaan, entah bagaimana," jelas Obrador.
Pada 2019, Meksiko menampung sebentar mantan Presiden Bolivia Evo Morales yang melarikan diri dari negaranya di tengah kerusuhan setelah pemilihan umum. Obrador juga menawarkan suaka kepada pendiri Wikileaks, Julian Assange.(AFP/OL-11)
Ia menambahkan, perjuangan dan pengorbanan seorang kepala negara dalam memimpin bangsa yang besar dan kompleks seperti Indonesia tidaklah ringan.
Bima enggan memerinci mantan presiden dimaksud. Dia mengatakan nama dari mantan presiden yang menjadi pembicara dalam retret tersebut nanti diberi tahu kemudian.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyebut ada kemungkinan mantan presiden Republik Indonesia akan berbicara sebagai pemateri dalam retret kepala daerah
Pantaun Medcom.id dari Yotube Sekretariat Presiden, Jokowi tiba di Halim bersama Prabowo Subianto pada pukul 14.50 WIB. Keduanya satu mobil dari Istana Merdeka.
SBY juga berniat untuk menemui Presiden terpilih Prabowo Subianto dan menyampaikan hal serupa, sehubungan dengan agenda Summit Aliansi Sedunia Untuk Membasmi Malaria.
Memang banyak perkiraan orang Bung Karno ialah seorang pemimpin yang dompetnya cukup tebal dan banyak hartanya
Sedikitnya 12 orang tewas dan puluhan hilang setelah tanah longsor menenggelamkan feri dan merusak kapal penumpang di Sungai Ucayali, Peru.
Sengketa layanan bus menuju Machu Picchu memicu kekacauan dan membuat ribuan turis terdampar.
Sedikitnya 37 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah sebuah bus di Peru jatuh ke jurang sedalam 200 meter di wilayah Arequipa.
Meksiko memberikan suaka politik kepada mantan Perdana Menteri Betssy Chavez, yang tengah diselidiki atas upaya kudeta di Peru pada 2022.
Para demonstran menuntut pengunduran diri Presiden baru Jose Jeri dan anggota Kongres, serta mencabut sejumlah undang-undang yang dinilai memperburuk tingkat kejahatan di negara itu.
Studi baru ungkap bir bercampur psikedelik mungkin bantu peradaban Wari memperkuat kekuasaan lewat rasa empati dan persatuan sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved