Jumat 09 Desember 2022, 17:20 WIB

Eks Presiden Peru Pedro Castillo Cari Perlindungan di Meksiko

Ferdian Ananda Majni | Internasional
Eks Presiden Peru Pedro Castillo Cari Perlindungan di Meksiko

AFP
Mantan Presiden Peru, Pedro Castillo, saat menjadi pembicara di forum internasional.

 

MEKSIKO memulai konsultasi dengan otoritas berwenang Peru terkait permintaan mantan Presiden Pedro Castillo untuk mencari suaka di negara tersebut.

"Duta Besar Meksiko untuk Peru bertemu dengan Castillo di mana dia ditahan," ungkap Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard melalui akun Twitter-nya, Kamis (8/12).

Adapun Castillo ditangkap setelah berusaha membubarkan Kongres Peru, sebagai upaya terakhir yang gagal untuk menghindari pemungutan suara pemakzulan.

Baca juga: Masyarakat Adat di Peru Bebaskan Ratusan Turis yang Disandera

Ebrard membagikan salinan permintaan suaka Castillo yang ditulis oleh pengacaranya. Adapun pengacara tersebut menuduh Castillo berisiko besar di Peru, serta menderita penganiayaan yang tidak berdasar.

Pengacara juga menyatakan bahwa tidak dapat melihat Castillo dalam beberapa waktu terakhir. "Otoritas Peru telah bertindak dengan motivasi politik sehubungan dengan (Castillo)," tulis pengacara Victor Gilbert Perez.

“Sedemikian rupa sehingga mereka bermaksud untuk menuntutnya, hanya karena pengumuman kehendak atau niat yang bukan merupakan tindak pidana apa pun," imbuhnya.

Sidang pendahuluan pada Kamis waktu setempat berupaya mengevaluasi legalitas penangkapan Castillo. Serta, menyentuh penyelidikan oleh Kantor Kejaksaan Agung atas tuduhan bahwa dia mengatur pemberontakan.

Baca juga: Presiden Peru Tunjuk Wanita Pencinta Lingkungan sebagai PM Baru

Pada Kamis pagi, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan Castillo telah meneleponnya dan memberitahu sedang dalam perjalanan ke Kedutaan Meksiko di Peru untuk meminta suaka.

"Castillo ditangkap dan tidak pernah tiba di kedutaan, entah bagaimana," jelas Obrador.

Pada 2019, Meksiko menampung sebentar mantan Presiden Bolivia Evo Morales yang melarikan diri dari negaranya di tengah kerusuhan setelah pemilihan umum. Obrador juga menawarkan suaka kepada pendiri Wikileaks, Julian Assange.(AFP/OL-11)
 

Baca Juga

Ist

Tiongkok Tolak Panggilan Pentagon setelah Jatuhnya Balon Udara

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 08 Februari 2023, 12:25 WIB
Tiongkok mengatakan bahwa balon udara tersebut adalah pesawat pengamat cuaca yang tidak memiliki tujuan...
Sergey Fadeichev / Sputnik / AFP

Rusia: Dukungan NATO pada Ukraina Ancam Askalasi Tak Terduga

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 08 Februari 2023, 11:58 WIB
Pasokan senjata Barat ke Ukraina menyeret NATO secara langsung ke dalam konflik dan dapat menyebabkan eskalasi yang "tidak dapat...
Adem ALTAN / AFP

Jumlah Korban Tewas Gempa Turki dan Suriah Capai 8.000 Orang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 08 Februari 2023, 11:46 WIB
Para petugas penyelamat menggali reruntuhan untuk menemukan korban yang selamat dari gempa bumi paling kuat dan mematikan yang melanda...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya