Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

37 Tewas dan Puluhan Luka-Luka Akibat Bus Terjun ke Jurang Sedalam 200 Meter di Peru

Thalatie K Yani
13/11/2025 10:18
37 Tewas dan Puluhan Luka-Luka Akibat Bus Terjun ke Jurang Sedalam 200 Meter di Peru
Sedikitnya 37 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah sebuah bus di Peru jatuh ke jurang sedalam 200 meter di wilayah Arequipa. (Public Prosecutor's Office)

SEDIKITNYA 37 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah sebuah bus di Peru jatuh ke jurang sedalam 200 meter. Peristiwa itu terjadi di wilayah selatan Peru, pada Rabu (12/11) dini hari waktu setempat.

Kecelakaan tragis ini terjadi di jalan Pan-American Highway, jalur utama yang menghubungkan Peru dengan Cile, tepatnya di kawasan pegunungan provinsi Arequipa. Menurut laporan media lokal, bus tersebut mengangkut 60 penumpang ketika bertabrakan dengan sebuah truk pickup di tikungan tajam sebelum terjun ke tepi Sungai Ocoña.

Bus yang dioperasikan perusahaan Llamosas itu sedang dalam perjalanan dari kota Chala, di provinsi Caraveli, menuju Arequipa. Insiden ini terjadi di kilometer 780 Pan-American Highway bagian selatan, salah satu ruas yang dikenal berbahaya karena kondisi jalan yang terjal dan minim penerangan.

Kepala Dinas Kesehatan Regional Arequipa, Walther Oporto, mengatakan 36 orang meninggal di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya tewas di rumah sakit. Sementara itu, 25 penumpang, termasuk tiga anak, masih menjalani perawatan intensif akibat luka yang mereka derita.

“Wilayah sekitar lokasi kecelakaan sangat terjal dan sering menjadi tempat terjadinya kecelakaan serupa,” ujar Waldor Llerena, wali distrik Ocoña, kepada radio RPP.

Foto-foto dari lokasi memperlihatkan rangka bus yang hancur di dasar jurang, dengan kaca depan pecah dan atap kendaraan ambruk. Kedua pengemudi, baik bus maupun truk pickup, dilaporkan selamat. Namun, pengemudi truk telah ditahan untuk dimintai keterangan, sebagaimana dikonfirmasi Kejaksaan Peru.

Kecelakaan lalu lintas di Peru bukan hal yang jarang terjadi, terutama di malam hari dan di jalur pegunungan. Faktor penyebab umumnya adalah jalan yang rusak, kecepatan berlebih, serta minimnya rambu keselamatan.

Menurut data resmi, lebih dari 3.300 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Peru pada 2022. Pan-American Highway membentang sepanjang 48.000 kilometer dari Alaska hingga ujung selatan Argentina,  dikenal sebagai jalan terpanjang di dunia yang dapat dilalui kendaraan bermotor. Namun kerap memakan korban jiwa di beberapa wilayah berbahaya. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik