Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Ketua DPD: Seluruh Mantan Presiden yang Wafat Sebaiknya Diberi Gelar Pahlawan

Media Indonesia
10/11/2025 15:36
Ketua DPD: Seluruh Mantan Presiden yang Wafat Sebaiknya Diberi Gelar Pahlawan
Sejumlah peserta membawa foto Pahlawan Nasional saat Parade Surabaya Juang 2025 di Surabaya, Jawa Timur.(ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menilai penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto, merupakan langkah yang pantas. Seluruh mantan Presiden Indonesia yang telah wafat selayaknya mendapatkan tempat terhormat dalam sejarah bangsa.

“Dari awal saya sudah sampaikan bahwa layaknya semua mantan Presiden Indonesia yang sudah meninggal, idealnya memang ditempatkan di tempat yang terhormat. Terlepas pasti ada yang setuju dan tidak setuju, tapi saya meyakini tidak ada sedikit pun niat dari beliau-beliau yang pernah memimpin Indonesia untuk kepentingan pribadi,” ujar Sultan, usai menggelar penganugerahan gelar pahlawan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari ini.

Ia menambahkan, perjuangan dan pengorbanan seorang kepala negara dalam memimpin bangsa yang besar dan kompleks seperti Indonesia tidaklah ringan. Dengan populasi ratusan juta dan tantangan geografis serta politik yang tinggi, Sultan menilai pengabdian Soeharto layak dikenang sebagai bagian dari perjalanan bangsa.

“Jangankan tokoh sekelas mantan Presiden, tokoh-tokoh daerah pun pantas diberi ruang untuk menjadi pahlawan nasional. Apalagi seorang kepala negara yang telah memimpin bangsa sebesar ini,” tuturnya.

Sultan berharap, penganugerahan gelar kepada Soeharto tidak dilihat dari kacamata politik. Melainkan sebagai simbol penghargaan atas jasa dan pengabdian. “Kita harus berpikir ke depan agar politik kita makin guyup, makin menyatukan. Tidak ada lagi ruang untuk dendam politik,” tegasnya.(Bob/P-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik