Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menilai penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto, merupakan langkah yang pantas. Seluruh mantan Presiden Indonesia yang telah wafat selayaknya mendapatkan tempat terhormat dalam sejarah bangsa.
“Dari awal saya sudah sampaikan bahwa layaknya semua mantan Presiden Indonesia yang sudah meninggal, idealnya memang ditempatkan di tempat yang terhormat. Terlepas pasti ada yang setuju dan tidak setuju, tapi saya meyakini tidak ada sedikit pun niat dari beliau-beliau yang pernah memimpin Indonesia untuk kepentingan pribadi,” ujar Sultan, usai menggelar penganugerahan gelar pahlawan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari ini.
Ia menambahkan, perjuangan dan pengorbanan seorang kepala negara dalam memimpin bangsa yang besar dan kompleks seperti Indonesia tidaklah ringan. Dengan populasi ratusan juta dan tantangan geografis serta politik yang tinggi, Sultan menilai pengabdian Soeharto layak dikenang sebagai bagian dari perjalanan bangsa.
“Jangankan tokoh sekelas mantan Presiden, tokoh-tokoh daerah pun pantas diberi ruang untuk menjadi pahlawan nasional. Apalagi seorang kepala negara yang telah memimpin bangsa sebesar ini,” tuturnya.
Sultan berharap, penganugerahan gelar kepada Soeharto tidak dilihat dari kacamata politik. Melainkan sebagai simbol penghargaan atas jasa dan pengabdian. “Kita harus berpikir ke depan agar politik kita makin guyup, makin menyatukan. Tidak ada lagi ruang untuk dendam politik,” tegasnya.(Bob/P-1)
PKB menyoroti peran Gus Dur, mantan presiden yang berasal dari keluarga pesantren dan dikenal dengan konsistensinya menghargai keberagaman.
BEM Universitas Sunan Drajat (Unsuda) Lamongan mendukung usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mendukung pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto dan Gus Dur.
Partai Gerindra mendukung usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Soeharto, dan KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) masuk dalam nama yang diusulkan Kemensos untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional tahun ini
Bima enggan memerinci mantan presiden dimaksud. Dia mengatakan nama dari mantan presiden yang menjadi pembicara dalam retret tersebut nanti diberi tahu kemudian.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyebut ada kemungkinan mantan presiden Republik Indonesia akan berbicara sebagai pemateri dalam retret kepala daerah
Pantaun Medcom.id dari Yotube Sekretariat Presiden, Jokowi tiba di Halim bersama Prabowo Subianto pada pukul 14.50 WIB. Keduanya satu mobil dari Istana Merdeka.
SBY juga berniat untuk menemui Presiden terpilih Prabowo Subianto dan menyampaikan hal serupa, sehubungan dengan agenda Summit Aliansi Sedunia Untuk Membasmi Malaria.
Memang banyak perkiraan orang Bung Karno ialah seorang pemimpin yang dompetnya cukup tebal dan banyak hartanya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved