Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari 14 juta warga Malaysia telah memberikan suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) ke-15. Perhitungan suara sementara Pakatan Harapan (PH) yang dipimpin Anwar Ibrahim meraih suara terbanyak dengan 72 kursi.
"Hasil resmi pada 01.00 waktu setempat (Sabtu, 19/11) menunjukkan PH dan Perikatan Nasional (PN) masih bersaing ketat. Pakatan Harapan yang dipimpin Anwar Ibrahim saat ini meraih 72 kursi, sedangkan Perikatan Nasional dengan 69 kursi. Adapun koalisi Barisan Nasional (BN) yang memegang pemerintahan saat ini hanya meraih 27 kursi," ungkap laporan The Straits Times.
Adapun Gabungan Parti Sarawak (GPS) meraih 22 kursi, menempatkannya di jalur yang tepat untuk menjadi raja bagi pemerintahan federal berikutnya. Namun hasil ini belum final. Dengan hanya 150 kursi yang dihitung, masih ada 50 kursi lain yang hasilnya belum diumumkan.
Pimpinan PH Anwar Ibrahim memimpin di Tambun dengan hampir 5.000 suara, menurut hasil tidak resmi. Dia mengumpulkan 35.940 suara. Saingan terdekatnya dari PN, Ahmad Faizal Azumu, tertinggal dengan 31.033 suara.
Sekitar 195 dari 280 kotak suara di lingkungan ini telah dihitung. Mantan Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, mempertahankan bangsal parlemen Pagohnya, yang pertama kali dimenangkannya pada 1978.
Ketua PN itu menangkis tantangan dari PH dan BN untuk mempertahankan kursi dengan mayoritas 10.007 suara. Di antara yang kecewa ialah anggota parlemen terlama Malaysia, Tengku Razaleigh Hamzah, yang kehilangan kursi Gua Musang di Kelantan karena PN.
Pendukung BN, yang memegang kursi sejak 1974, mengumpulkan 21.663 suara. In berarti hanya 163 suara lebih sedikit dari calon pemenang Mohd Azizi yang mendapat 21.826 suara. (The Straits Times/OL-14)
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
WACANA penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu nasional dinilai tidak bisa dipandang sekadar sebagai persoalan teknologi.
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
Anwar Ibrahim mengungkapkan bahwa catatan yang menjadi dasar buku ini lahir dari perenungannya yang mendalam saat ia menjalani masa tahanan di Penjara Sungai Buloh, Selangor.
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa kondisi kesehatannya berangsur membaik dan ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas perhatian dan doa yang diberikan.
MALAYSIA menyerahkan kepemimpinan ASEAN untuk 2026 kepada Filipina, kemarin. Pekerjaan rumah berat berupa sengketa wilayah di Laut Tiongkok Selatan akan mendominasi agendanya.
PERDANA Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengumumkan tambahan bantuan sebesar 100 juta ringgit atau sekitar sekitar Rp346 miliar untuk rakyat Palestina.
MENTERI Luar Negeri Sugiono mengungkapkan sejumlah pembahasan dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Malaysia.
PERDANA Menteri Malaysia Anwar Ibrahim tiba di Bandar Udara Internasional Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (28/7), pada 19.50 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved