Kamis 10 November 2022, 09:15 WIB

Iran Tuding Ada Intervensi Asing dalam Kasus Mahsa Amini

Mesakh Ananta Dachi | Internasional
Iran Tuding Ada Intervensi Asing dalam Kasus Mahsa Amini

MI/Mesakh Ananta Dachi
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Azad (kiri)

 

KEMATIAN Mahsa Amini, 22, pada 16 September 2022 menjadi salah satu isu yang kini sedang dihadapi Republik Islam Iran. Pascakematian perempuan yang dianggap menyalahi aturan pakaian berhijab Iran tersebut tersebar di media dan media sosial, demonstrasi kian marak. Sistem ditentang, pemerintahan digulingkan. 

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Azad mengungkapkan protes yang terjadi di Iran saat ini adalah bentuk agitasi dari media dan media sosial, terutama media yang berasal dari Negara Barat.

“Propaganda dari media membuat demonstrasi dan kegemparan. Kekacauan. Dan sedihnya, hal ini menciptakan agitasi di media sosial, terutama media sosial yang diatur oleh negara negara Barat. Misalnya, Iran International dan BBC Persian. Mereka memiliki tujuan untuk membuat situasi yang lebih panas dan lebih kacau,” ungkap Azad kepada wartawan di Kapal Perang Iran Dena 75, Rabu (9/11).

Baca juga: Dubes Iran Bantah Demonstran terkait Mahsa Amini Terancam Hukuman Mati

Lebih lanjut, Azad menambahkan bahwa kejadian yang ada di Iran saat ini seharusnya sudah mencapai titik damai, kalau saja intervensi tidak terjadi.

“Saya harap, gerakan ini bisa mencapai titik dimana semuanya bisa berdamai. Sayangnya, karena adanya intervensi yang mencoba untuk mendorong ide mereka dan rencana mereka terhadap Iran, hal itu tidak terjadi,” ujar Azad.

“Pastinya, Iran sebagai negara merdeka tidak akan mengikuti perintah mereka. Kami adalah suatu kesatuan politik yang independen,” lanjutnya.

Protes mengenai kasus Mahsa Amini kini menjadi perhatian publik internasional. Sejak 1979, Republik Islam Iran telah menerapkan aturan berpakaian dan berjilbab bagi para perempuan. Dalam pelaksanaannya, terdapat polisi moral yang akan mengawasi pelaksanaan aturan tersebut.

Akibat protes ini, Komisi Hak Asasi Manusia Iran mencatat setidaknya 304 orang meninggal dunia akibat demonstrasi berkepanjangan ini. (OL-1)

Baca Juga

AFP/Jack Taylor.

Tips Liburan ke Thailand Low Budget, Pemula Merapat

👤Meilani Teniwut 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 16:20 WIB
Supaya liburan kamu tetap terasa aman dan nyaman, simak selengkapnya di bawah ini, ya! Happy...
FAZRY ISMAIL / POOL / AFP Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim Umumkan 28 Pembantunya untuk Stabilitas Politik

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 13:56 WIB
Perdana Menteri (PM) ke-10 Malaysia Anwar Ibrahim merangkap jabatan sebagai Menteri Keuangan. Keputusan itu terungkap dari susunan...
AFP

Snowden Senang dapat Paspor Rusia

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 13:49 WIB
Eks mata-mata Amerika Serikat (AS) Edward Snowden telah menerima paspor Rusia setelah bersumpah setia kepada negara barunya itu sejak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya