Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Perkuat Kemitraan, Dubes RI Djauhari ikut Resmikan Gerai Kopi di Shenzhen

Syarief Oebaidillah
09/2/2026 21:10
Perkuat Kemitraan, Dubes RI Djauhari ikut Resmikan Gerai Kopi di Shenzhen
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Bersama Chairman Luckin Coffee, Li Hui, dan CEO/Co-founder Luckin Coffee Tiongkok, Guo Jinyi, Dubes RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun, turut meresmikan gerai Luckin Coffee yang ke-30 ribu di kota Metropolitan Shenzhen, Tiongkok. Melalui keterangan resmi yang diterima Media Indonesia hari ini menyebutkan, kehadiran Dubes RI Djauhari menandai kemitraan yang semakin erat antara Indonesia dengan Luckin Coffee, sebagai waralaba gerai kopi terbesar di Tiongkok.

Di antara produk terlaris Luckin Coffee, sejak mulai dipasarkan pada tahun 2021, adalah "coco latte", yaitu kopi yang menggunakan santan kelapa asal Indonesia. Dari data penjualan Luckin Coffee, coco latte berhasil terjual lebih dari 1,4 miliar cangkir pada tahun 2025 lalu. “Yang membuat Luckin Coffee Istimewa bagi saya adalah cita rasa Indonesia yang hadir dalam setiap seruputan coco latte,” ujar Dubes Djauhari dalam sambutannya.

Untuk memperkuat kemitraan pasokan kelapa dari Indonesia, pada Maret 2025 lalu, Luckin Coffee juga telah mulai bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, sebagai salah satu pemasok kelapa terbesar untuk Luckin Coffee. Selain santan kelapa, pihak Luckin Coffee juga menyampaikan bahwa selain menggunakan biji kopi lokal, Luckin juga mengimpor biji kopi terbaik yang berasal dari Indonesia, Brazil, Colombia dan Ethiopia.

Mengakhiri sambutannya, Dubes Djauhari mengemukakan pasokan kelapa Indonesia untuk produk populer coco latte di Tiongkok bukan hanya menjadi bagian dari penguatan kerja sama perdagangan dan investasi bilateral, juga sebagai simbol pertemuan budaya kedua negara, di mana, melalui secangkir kopi, santan—yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia, sekarang turut menjadi bagian dari keseharian masyarakat Tiongkok.

Seperti diketahui Indonesia merupakan salah satu penghasil kopi dan kelapa terbesar di dunia. Menurut data Kepabeanan Tiongkok (GACC), pada tahun 2025, ekspor kopi Indonesia di Tiongkok meningkat secara signifikan, sementara ekspor kelapa Indonesia ke Tiongkok pada tahun 2025 mencapai lebih dari USD 245 juta.

Sebagai waralaba gerai kopi terbesar di Tiongkok, Luckin Coffee telah melakukan ekspansi usaha ke Singapura (60an gerai) Malaysia (40an gerai), dan telah membuka gerai pertama di kota New York AS musim panas 2025. Luckin Coffee menargetkan untuk membuka gerai ke-40.000 di tahun ini.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya