Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BOM menewaskan mantan kepala milisi pro-pemerintah dan tujuh lainnya di Pakistan barat laut, kata para pejabat dalam serangan yang diklaim oleh Taliban setempat.
Ledakan itu terjadi Selasa (13/9) malam di Kota Kabal di lembah Swat, yang sebagian besar dikuasai oleh Taliban Pakistan selama pemberontakan 2007-2009.
Selama bertahun-tahun Islamabad mendorong pasukan main hakim sendiri suku yang dikenal sebagai komite perdamaian untuk mempertahankan desa mereka dari militan.
Sebagian besar telah dibubarkan sejak pemberontakan sebagian besar dihancurkan dan keamanan ditingkatkan di seluruh negeri.
Petugas polisi Distrik Swat Zahid Nawaz Marwat mengatakan kepada AFP bahwa mantan kepala komite perdamaian Idrees Khan tewas ketika truk pikapnya dihantam bom pinggir jalan.
Baca juga: Seorang Tentara Israel dan Dua Warga Palestina Tewas dalam Bentrokan Tepi Barat
Pejabat polisi setempat lainnya mengkonfirmasi jumlah korban tewas, termasuk dua polisi setempat, dua penjaga swasta dan tiga buruh.
Serangan itu diklaim oleh Tehreek–e-Taliban Pakistan (TTP) yang dilarang, yang mengatakan Khan terlibat dalam pembunuhan anggota mereka.
Kelompok itu juga mengaku bertanggung jawab atas bentrokan dengan militer Pakistan di mana tiga tentara tewas Selasa di Distrik Kurram, yang berbatasan dengan Afghanistan.
TTP mendeklarasikan gencatan senjata yang tidak terbatas pada Juni untuk memfasilitasi pembicaraan damai yang ditengahi oleh Afghanistan, tetapi ada bentrokan reguler sejak saat itu meskipun kedua belah pihak mengatakan gencatan senjata masih berlangsung.
Sejak Taliban kembali berkuasa di Afghanistan tahun lalu, Islamabad secara teratur mengeluhkan serangan oleh TTP, terutama di sepanjang perbatasan mereka yang keropos.
Taliban Pakistan dan Afghanistan adalah kelompok yang terpisah, tetapi memiliki ideologi yang sama. (OL-16)
BADAN keamanan menyelidiki penemuan tiga selongsong peluru, termasuk dua peluru tajam yang ditemukan di antara puing-puing lokasi ledakan di dekat Stasiun Metro Red Fort di Delhi, India.
BADAN Investigasi Nasional India mengumumkan telah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam perencanaan serangan bom mobil mematikan pekan lalu di dekat Benteng Merah, Delhi.
PIHAK berwenang India pada Minggu (16/11) menyatakan bahwa ledakan mobil mematikan di New Delhi awal pekan ini merupakan aksi teror yang dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri.
PEMERINTAH Pakistan menyatakan siaga penuh setelah serangan bom bunuh diri di luar gedung pengadilan distrik Islamabad pada Selasa (11/11) menewaskan sedikitnya 12 orang.
SERANGAN bom bunuh diri mengguncang ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11), menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 27 lainnya di luar gedung pengadilan distrik.
PERDANA Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan pasukan militernya telah menjatuhkan 153 ton bom ke wilayah Gaza.
Indonesia dan Pakistan memperkuat komitmen kemitraan kedua negara di sektor pertahanan, investasi, hingga dukungan terhadap forum kerja sama negara berkembang atau Developing Eight
Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan Air Chief Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka.
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
Ledakan bom bunuh diri di rumah ibadah Syiah Islamabad, Pakistan, menewaskan 31 orang dan melukai 169 lainnya. Operasi penyelamatan berlangsung darurat.
Menhan Pakistan Khawaja Asif sebut AS standar ganda: Harusnya tangkap PM Israel Netanyahu sebagai penjahat kemanusiaan, bukan culik Presiden Venezuela Maduro.
Bintang kehormatan Nishan-e-Pakistan merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Pakistan kepada para pemimpin asing yang dinilai berjasa besar bagi Pakistan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved