Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menerima penghargaan tertinggi dari Republik Islam Pakistan, Nishan-e-Pakistan, dalam sebuah upacara kehormatan di Istana Kepresidenan Aiwan-e-Sadr, Islamabad, Selasa (9/12). Anugerah prestisius ini disematkan langsung oleh Presiden Pakistan Asif Ali Zardari.
Bintang kehormatan Nishan-e-Pakistan merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Pakistan kepada para pemimpin asing atau tokoh penting yang dinilai telah memberikan jasa dan kontribusi luar biasa bagi Pakistan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pemberian penghargaan kepada Presiden Prabowo ini merupakan bentuk pengakuan atas jasa besarnya dan kontribusi luar biasa dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Pakistan.
Dalam prosesi penyematan, Presiden Zardari didampingi Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif.
Acara tersebut turut disaksikan oleh sejumlah pejabat dari kedua negara, anggota parlemen Pakistan, serta duta besar negara-negara sahabat yang hadir di Islamabad.
Melalui siaran resmi Sekretariat Presiden, dijelaskan bahwa penganugerahan ini mencerminkan pengakuan Pemerintah Pakistan terhadap peran strategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.
Selain itu, penghargaan ini juga menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam mempererat kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi, dan solidaritas dunia Islam.
Penghargaan ini juga menjadi simbol penghormatan atas hubungan historis yang telah terjalin kuat antara Indonesia dan Pakistan sejak era Presiden Soekarno. Diharapkan, penganugerahan ini akan semakin memperkokoh kemitraan strategis kedua negara di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah.
Pemberian anugerah Nishan-e-Pakistan merupakan puncak dari rangkaian lawatan perdana Presiden Prabowo di Pakistan selama dua hari, yakni pada 8-9 Desember 2025.
Pada hari yang sama, Presiden Prabowo menyambangi Istana Kepresidenan Aiwan-e-Sadr setelah merampungkan kunjungan resminya di kediaman resmi PM Pakistan (PM House).
Di Istana, Presiden Prabowo dan Presiden Zardari mengadakan pertemuan empat mata untuk membahas peningkatan kerja sama bilateral kedua negara serta perkembangan situasi di kawasan.
Usai pertemuan pribadi tersebut, kedua pemimpin kemudian memimpin pertemuan bilateral yang melibatkan delegasi dari Pemerintah Indonesia dan Pakistan.
Presiden Prabowo didampingi delegasi penting, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI M Tonny Harjono.
Diharapkan, kerja sama kedua negara ke depan akan semakin meningkat di berbagai sektor utama, seperti pertahanan, ekonomi, teknologi, pangan, dan solidaritas dunia Muslim, sejalan dengan harapan yang termuat dalam penganugerahan bintang tertinggi ini. (Ant/Z-1)
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Hubungan Pakistan dan Afghanistan mencapai titik terendah. Islamabad meluncurkan serangan udara ke Kabul dan Kandahar sebagai balasan atas agresi Taliban.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Indonesia dan Pakistan memperkuat komitmen kemitraan kedua negara di sektor pertahanan, investasi, hingga dukungan terhadap forum kerja sama negara berkembang atau Developing Eight
Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan Air Chief Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka.
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved