Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 14 dari 15 kotak yang disita Biro Investigasi Federal (FBI) dari kediaman mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Itu berisi sejumlah dokumen rahasia yang tercampur dengan koran, majalah dan korespondensi pribadi.
Informasi tersebut diungkapkan FBI yang dirilis pada Jumat (26/8). Pengadilan melarang rumah mewah Trump di Mar-a-Lago dijadikan sebagai tempat penyimpanan dokumen rahasia negara.
Atas dasar itu, FBI telah menggeledah dan menyita berbagai barang dari kediaman Trump bulan ini, di tengah investigasi dugaan pelanggaran Undang-Undang Espionase oleh sang mantan presiden.
Keterangan FBI setebal 32 halaman terkait penggeledahan rumah Trump di Palm Beach, Florida, hanya bisa diungkap sebagian isinya ke publik. Itu demi melindungi deretan saksi mata dan aparat penegak hukum yang terlibat di dalam investigasi.
Penyitaan oleh FBI ini memperlihatkan kekhawatiran pemerintah bahwa Trump secara ilegal menyimpan sejumlah dokumen rahasia di rumahnya. Dokumen-dokumen itu tersimpan begitu saja di rumah Trump, bahkan berada di tumpukan koran dan majalah, walau Pemerintah AS sudah berusaha memintanya kembali selama berbulan-bulan.
Baca juga: Taiwan Sebut Ketiban Untung dari Tekanan Tiongkok
Beberapa dokumen yang disita dilabeli dengan informasi sensitif. Istilah tersebut merujuk pada rahasia super penting yang jika diungkapkan ke publik dapat menyebabkan bahaya besar bagi kepentingan AS.
Penyitaan di rumah Trump dilakukan di bawah investigasi dugaan pelanggaran UU Espionase AS, secara spesifik mengenai penyimpanan ilegal informasi keamanan nasional yang dapat membahayakan kepentingan AS. Investigasi juga berkutat seputar dugaan kejahatan menghancurkan atau menyembunyikan dokumen dalam upaya menghalang-halangi penyelidikan pemerintah.
Hukuman dan denda atas dugaan kejahatan semacam itu didasarkan pada berapa banyak dokumen rahasia yang disembunyikan atau dihancurkan.
Dalam sebuah keterangan di jaringan Truth Social, Trump menduga dokumen-dokumen yang disita dari Mar-a-Lago sengaja ditaruh agen FBI di rumahnya.(The Week/OL-4)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Perkembangan terbaru penculikan Nancy Guthrie. Polisi mengamankan satu orang di Rio Rico untuk dimintai keterangan. FBI sebut ada beberapa 'orang yang berkepentingan'.
FBI merilis rekaman CCTV sosok bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Pakar hukum menyebut cara pelaku membawa senjata dan menutupi kamera menunjukkan pola yang aneh.
FBI merilis bukti baru berupa rekaman CCTV orang bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Savannah Guthrie yakin ibunya masih hidup dan meminta bantuan publik.
Dokumen FBI terbaru mengungkap pengakuan mantan Kepala Polisi Palm Beach yang mengklaim Donald Trump meneleponnya pada 2006 untuk membongkar perilaku menyimpang Jeffrey Epstein.
SUATU dokumen FBI pada 2020 yang termasuk dalam berkas Epstein menuduh bahwa miliarder paedofil Jeffrey Epstein dilatih sebagai mata-mata di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak.
MENURUT dokumen FBI tahun 2020, Jeffrey Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah arahannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved