Rabu 24 Agustus 2022, 13:18 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Tulis Surat Perpisahan kepada Keluarga

Ferdian Ananda Majni | Internasional
Mantan PM Malaysia Najib Tulis Surat Perpisahan kepada Keluarga

AFP/Mohd RASFAN
Datuk Seri Najib Razak

 

Mantan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak, menulis surat perpisahan kepada keluarganya setelah Pengadilan Federal menolak banding terakhirnya.

Najib mengatakan dia memilih melayani publik selama 46 tahun yang lalu dengan mengambil waktu kebersamaan dari mereka.

"Tahun-tahun saya telah berlalu, didedikasikan untuk orang-orang, pelayanan publik, politik, pengorbanan yang saya pilih dan saya buat, sebuah perjalanan yang menggembirakan tetapi sayangnya saya mengabaikan dan tidak selalu ada untuk Anda," tulis Najib dalam posting Facebook yang disertai dengan foto dirinya bersama cucunya.

"Semua tantangan yang membuahkan hasil ini membuat saya tersenyum, sementara beberapa tidak, tetapi itu semua adalah pengorbanan besar seiring berjalannya waktu,” tulisanya

"Saya harus bergerak setiap saat dengan tahun-tahun saya didedikasikan untuk orang-orang, pelayanan publik, politik, dan saya tidak bisa selalu bersama Anda,” sebutnya.

Najib menambahkan dia memegang teguh ajaran Islam dan perjalanan itu ditakdirkan oleh Tuhan sementara dia menunggu keadilan di pengadilan akhir zaman.

“Semoga Tuhan melindungi dan memberkati keluarga kita dengan kesehatan, umur panjang, dan kedamaian abadi,” tambah Najib.

Kemarin, Najib menjadi mantan perdana menteri pertama di Malaysia yang dijebloskan ke penjara setelah Pengadilan Federal menolak banding terakhirnya.

Pada tanggal 28 Juli 2020, Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur telah menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara dan denda RM210 juta (S$65 juta) setelah dinyatakan bersalah atas tujuh tuduhan pelanggaran pidana, pencucian uang, dan penyalahgunaan posisi dalam sebuah kasus terkait dengan dana negara Malaysia 1MDB. (Straitstimes/OL-12)

Baca Juga

Antara

Menlu: Meski Sulit, RI Berkomitmen Dorong Perdamaian di Myanmar

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 30 Januari 2023, 22:02 WIB
Indonesia siap mengedepankan strategi dialog dengan pihak yang terlibat konflik di Myanmar. Kekuatan ASEAN diharapkan menfasilitasi dialog...
AFP/Azwar Ipank.

Kasus Rasmus Paludan, Indonesia Panggil Dubes Swedia Kampanyekan Pluralisme

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 30 Januari 2023, 20:52 WIB
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri sudah menyampaikan secara langsung sikap terkait aksi tidak terpuji yang dilakukan...
AFP/Jaafar Ashtiyeh.

Kebijakan Indonesia Harus Konsisten Bela Palestina sebagai Negara Tertindas

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 30 Januari 2023, 20:36 WIB
Indonesia selalu berempati terhadap Palestina sebagai negara yang tertindas dan ikut membantu rakyatnya dengan terus mendorong penyelesaian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya