Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan normalisasi hubungan Ankara dengan Israel tidak akan mengurangi dukungan terhadap Palestina.
Erdogan menyampaikan pesan itu kala menerima Presiden Palestina, Mahmoud Abbas di Turki, Selasa (23/8).
"Kami telah dengan jelas menunjukkan tanggapan kami terhadap serangan Israel dan korban sipil,” kata Erdogan.
Kunjungan tiga hari Abbas dilakukan saat Turki dan Israel memperbaiki hubungan diplomasi.
Pekan lalu, Turki dan Israel akan sama-sama menempatkan duta besar, empat tahun setelah saling usir karena pembunuhan 60 warga Palestina oleh pasukan Israel selama protes di Gaza terhadap pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem.
Erdogan mengatakan Ankara akan terus melanjutkan solidaritas kepada Palestina dengan cara yang paling kuat.
Turki yang telah mengakui negara Palestina sejak diproklamasikan, mendorong solusi perdamaian Palestina-Israel.
Baca juga: Israel Pulihkan Hubungan dengan Turki
Ia mengaku telah menjadi pendukung kuat perjuangan Palestina yang telah mencap Israel sebagai negara teroris.
Erdogan juga mengatakan bahwa otoritas Palestina, termasuk faksi politik yang berbeda, menyambut normalisasi hubungan antara Turki dan Israel.
“Sebaliknya, saudara-saudara Palestina kami juga menyatakan bahwa langkah-langkah ini akan berkontribusi pada solusi masalah Palestina dan perbaikan situasi rakyat Palestina,” kata Erdogan.
Abbas tidak menyebutkan hubungan Turki-Israel dalam komentarnya, tetapi berterima kasih kepada Erdogan atas dukungannya.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas perhatian dan keramahan yang Anda tunjukkan kepada kami,” kata Abbas.
“Saya ingin mengulangi rasa terima kasih saya atas fakta bahwa Turki dan pemerintah Turki berada di pihak Palestina,” tambahnya
Turki secara bertahap memperbaiki hubungan dan mencari investasi baru untuk memulihkan krisis ekonomi paling buruk dalam dua dekade terakhir.
Aksi pertama dalam hubungan baru kedua negara, Israel akan memulihkan penerbangan langsung antara kedua negara.
Ankara juga berharap untuk menghidupkan kembali proyek pipa gas alam Mediterania timur yang mendapat dukungan tentatif dari Amerika Serikat tahun lalu.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, yang mengunjungi Israel mengatakan seorang calon duta besar untuk Israel akan dipresentasikan kepada Erdogan dalam beberapa hari mendatang.
“Langkah-langkah yang kami ambil tidak berarti bahwa Turki akan membuat konsesi,” katanya. (Aljazeera/Cah/OL-09)
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
KOLABORASI disebut sebagai salah satu hal utama yang harus dikuatkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan lintas negara. khususnya antara Indonesia dan Malaysia.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Menlu RI Sugiono menegaskan perlunya peningkatan hubungan ekonomi Indonesia–Turki dan meminta dukungan Presiden Erdogan untuk implementasi LPTA.
"Pertemuan nanti diharapkan lancar dan konstruktif, serta mencerminkan semangat kedua pihak untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Turki,"
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari persiapan final menjelang Pertemuan Perdana Mekanisme 2+2 Indonesia-Turki.
Menhan Sjafrie menegaskan bahwa hubungan baik antarnegara tetangga harus terus dipupuk melalui dialog dan pertemuan intensif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved