Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Iran mengatakan Teheran akan menyampaikan proposal final pada Senin (15/8) malam dalam pembicaraan untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir 2015 dengan kekuatan dunia. Ini disampaikan setelah Washington menerima tuntutan utama.
"Pihak Amerika telah secara lisan menerima dua tuntutan," dari Iran, kata Hossein Amir-Abdollahian, seperti dikutip oleh kantor berita negara IRNA, tanpa merinci tuntutan itu. "Kami akan mengirimkan proposal akhir kami secara tertulis pada tengah malam," Senin, tambahnya.
"Jika pendapat kami diterima, kami siap untuk menyimpulkan dan mengumumkan kesepakatan pada pertemuan para menteri luar negeri." IRNA mengatakan pada Jumat bahwa Iran dapat menerima kompromi terakhir yang dilakukan di Wina untuk menyelamatkan kesepakatan penting 2015 yang bertujuan mengekang program nuklir Iran dengan imbalan keringanan sanksi.
Baca juga: Penikam Rushdie Simpatisan Iran
Kesepakatan itu telah hampir mati sejak penarikan 2018 Amerika Serikat di bawah presiden saat itu Donald Trump. Negara-negara besar sedang menunggu tanggapan Teheran terhadap proposal yang diajukan pada 26 Juli oleh kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell.
Seorang diplomat Iran yang tidak disebutkan namanya mengatakan, menurut IRNA, bahwa proposal Uni Eropa dapat diterima asalkan mereka memberikan jaminan kepada Iran di berbagai poin, terkait dengan sanksi dan perlindungan serta masalah yang tertunda dengan Badan Energi Atom Internasional. Inggris, Tiongkok, Prancis, Jerman, Iran, dan Rusia, serta Amerika Serikat secara tidak langsung melanjutkan pembicaraan mengenai kesepakatan nuklir pada awal Agustus setelah jeda selama berbulan-bulan.
Baca juga: Iran Berencana Luncurkan Tiga Satelit Buatan Rusia Lagi
Negosiasi yang dikoordinasikan UE itu untuk menghidupkan kembali kesepakatan JCPOA dimulai pada April 2021 sebelum terhenti pada Maret. Uni Eropa mengatakan Selasa lalu bahwa mereka mengharapkan Teheran dan Washington untuk sangat cepat menanggapi teks final yang bertujuan menyelamatkan kesepakatan itu.
Amir-Abdollahian mengatakan bahwa, setelah negosiasi yang panjang, "Yang penting bagi kami ialah verifikasi," bahwa sanksi dicabut dalam praktik. (AFP/OL-14)
TIONGKOK menolak usulan Presiden Donald Trump untuk perundingan pengendalian senjata nuklir sebagai tidak masuk akal. Apa alasannya?
PERLOMBAAN nuklir baru dimulai. Kini AS harus bersiap menghadapi dua pesaing sekaligus di saat kehilangan keunggulan industri dan ekonominya.
Di Xinjiang barat jauh, citra satelit dan analisis ahli menunjukkan bahwa Tiongkok dengan cepat memperluas lokasi uji coba nuklir bersejarah.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik, di tengah meningkatnya serangan udara di Ukraina.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyatakan siap mendukung kesepakatan Donald Trump dan Kim Jong Un terkait pembekuan produksi senjata nuklir Korea Utara.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Korea Utara memperingatkan bahwa ambisi nuklir Jepang harus dihentikan 'dengan biaya apa pun' karena dinilai mengancam stabilitas Asia dan keamanan global.
Nuklir bukan hanya untuk energi, namun juga untuk kesehatan dan riset medis
Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan dukungan tenaga ahli untuk proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Indonesia dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo di Moskow
RISET terbaru Korea Institute for Defense Analyses menyebut kemampuan nuklir Korea Utara selama ini diremehkan.
Kepala Divisi Riset Keamanan Nuklir KIDA, Lee Sang-kyu, memperkirakan nuklir Korea Utara kemungkinan mencapai 127 sampai 150.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved