Rabu 06 Juli 2022, 22:55 WIB

Presiden Sri Lanka Minta Bantuan Putin untuk Impor Bahan Bakar

mediaindonesia.com | Internasional
Presiden Sri Lanka Minta Bantuan Putin untuk Impor Bahan Bakar

AFP/Ishara S KODIKARA
Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa saat berpidato pada peringatan hari kemerdekaan di Kolombo, 4 Februari 2022.

 

PRESIDEN Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa pada Rabu (6/7) mengatakan pihaknya meminta pemimpin Rusia Vladimir Putin untuk membantu negara kepulauan yang kekurangan uang itu mengimpor bahan bakar di saat negaranya berjibaku dengan krisis ekonomi terburuk dalam tujuh dekade.

Sri Lanka telah berjuang untuk mengimpor bahkan kebutuhan pokok, di tengah kekurangan devisa karena kesalahan dalam pengurusan ekonomi dan dampak krisis covid-19, yang kemudian menyebabkan kekurangan obat-obatan, makanan, dan bahan bakar yang parah.

"(Saya) telah melakukan telecon yang sangat produktif dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin," kata Gotabaya Rajapaksa dalam cuitannya di Twitter.
 
Dia menambahkan bahwa pihaknya telah meminta dukungan kredit dari Rusia untuk mengimpor bahan bakar.

Dengan stok bensin dan solar yang hampir habis, Sri Lanka telah memperpanjang penutupan sekolah di seluruh negeri dan meminta pegawai
negeri untuk bekerja dari rumah.

Sri Lanka telah membeli minyak dari Rusia untuk mengatasi krisis, dan pemerintah telah mengindikasikan bersedia untuk melakukan pembelian lebih lanjut.


Baca juga:  Ukraina Tuding Rusia Curi Gas Miliknya


"Kami dengan suara bulat sepakat bahwa memperkuat hubungan bilateral di sektor-sektor seperti pariwisata, perdagangan, budaya adalah yang terpenting dalam memperkuat persahabatan yang dimiliki kedua negara," kata Rajapaksa.

Sri Lanka juga akan mengadakan road show di lima kota di India untuk menarik lebih banyak pengunjung dari tetangga utaranya yang padat
untuk membawa masuk lebih banyak mata uang asing, kata Menteri Pariwisata Harin Fernando.

Sri Lanka, yang terkenal dengan perbukitan dan pantainya yang masih terawat dan kota-kota tepi lautnya, hanya menerima segelintir turis dari India sebanyak 61.951 orang dalam lima bulan pertama tahun ini.

"Sri Lanka harus memiliki pendapatan pariwisata jika ingin keluar dari krisis ini. Itu penting," kata Fernando kepada wartawan.

Fernando mengatakan dia berharap negara itu akan mengakhiri tahun dengan sekitar satu juta turis, lebih tinggi jika dibandingkan dengan kurang dari 200.000 kedatangan tahun lalu, meskipun beberapa negara, termasuk Inggris, telah mengeluarkan peringatan yang meminta warganya untuk melakukan hanya perjalanan penting ke Sri Lanka.

"Kami yakin musim dingin akan bagus," kata Fernando. (S-2)
 

Baca Juga

AFP

Ukraina Minta Indonesia Bantu Muslim Tatar yang Menderita akibat Serangan Rusia

👤Ant 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:14 WIB
Menurut Hamianin, Muslim Tatar mendapat tekanan dari...
AFP/Lillian Suwanrumpha.

Ulama Top Taliban Tewas akibat Bom Bunuh Diri

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:07 WIB
Rahimullah Haqqani, yang baru-baru ini berbicara di depan umum mendukung anak perempuan diizinkan bersekolah, telah selamat dari setidaknya...
AFP/Gints Ivuskans.

Parlemen Latvia Tetapkan Rusia sebagai Negara Sponsor Terorisme

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 21:11 WIB
Anggota parlemen Latvia pada Kamis (11/8) menyatakan Rusia sebagai negara sponsor...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya