Senin 04 Juli 2022, 13:55 WIB

Sydney Dikepung Banjir, Ribuan Warga Dievakuasi

Cahya Mulyana | Internasional
Sydney Dikepung Banjir, Ribuan Warga Dievakuasi

AFP
Warga di Sydney, Australia, melihat banjir yang melanda wilayahnya.

 

PEMERINTAH Australia meminta warga Sidney untuk mencari tempat yang lebih aman dari banjir.

Mengingat, wilayah tersebut dilanda hujan lebat, yang menyebabkan air sungai meluap dan berpotensi tanah longsor. Tepatnya, di sepanjang pantai timur Newcastle ke Teluk Batemans di negara bagian New South Wales.

“Jika merasa aman pada 2021, jangan berasumsi akan aman malam ini. Ini situasi yang dinamis. Kami mengawasi sejumlah daerah yang belum pernah mengalami banjir sebelumnya,” ujar Menteri Layanan Darurat New South Wales Steph Cooke.

Baca juga: Mengenal Sirkum Pasifik, Ini Rute dan Negara yang Dilalui

Pihaknya juga mengimbau warga untuk membatalkan rencana liburan, karena cuaca diperkirakan semakin memburuk. "Ini adalah situasi darurat yang mengancam jiwa," imbuhnya.

Berdasarkan data Biro Meteorologi, banyak daerah mengalami intensitas curah hujan mencapai 200mm (8 inci) dengan hingga 350mm (13,8 inci). Sungai Nepean dan Sungai Hawkesbury pun berpotensi meluap.

"Kondisi ini bisa menjadi lebih buruk secara signifikan pada malam hari," tutur Komisaris Layanan Darurat Negara Bagian Carlene York.

Hujan lebat menyebabkan bendungan utama di Sydney meluap pada Minggu (3/7) waktu setempat. "Tidak ada ruang bagi air untuk tetap berada di bendungan. Air mulai tumpah. Arus di sungai sangat cepat dan sangat berbahaya, bahkan ada risiko banjir bandang," paparnya.

Baca juga: RS di Australia Gunakan Anjing untuk Deteksi Covid-19

Layanan darurat telah melakukan lebih dari 100 penyelamatan penduduk yang terdampak banjir. Serta, menanggapi lebih dari 3.000 permintaan bantuan dalam 24 jam terakhir.

Adapun sejumlah pusat evakuasi telah dibuka di beberapa daerah di Sydney bagian barat. Dalam 24 jam terakhir, 29 orang telah diselamatkan dari banjir, termasuk seorang wanita yang tergantung di tiang selama satu jam. 

Menteri Pertahanan Richard Marles mengatakan pemerintah telah menyediakan 100 tentara dan dua helikopter untuk membantu evakuasi. Dengan curah hujan yang sangat tinggi, warga Sydney diminta lebih waspada.(Aljazeera/OL-11)

Baca Juga

AFP/Gints Ivuskans.

Parlemen Latvia Tetapkan Rusia sebagai Negara Sponsor Terorisme

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 21:11 WIB
Anggota parlemen Latvia pada Kamis (11/8) menyatakan Rusia sebagai negara sponsor...
AFP/Cris Bouroncle.

PBB Kecam Pembunuhan tidak Masuk Akal terhadap Anak-Anak Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 20:19 WIB
Kepala Hak Asasi Manusia PBB pada Kamis (11/8) menyuarakan kekhawatiran tentang jumlah anak-anak Palestina yang terbunuh dan terluka...
Yuri KADOBNOV / AFP

Ukraina Hancurkan 7 Jet Tempur Rusia di Krimea

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 16:15 WIB
Pangkalan tersebut berada di 200 km (125 mil) dari posisi terdekat Ukraina. Analis meragukan bahwa kerusakan itu disebabkan oleh ledakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya