Senin 04 Juli 2022, 13:50 WIB

Warga Ohio Turun ke Jalan Protes Penembakan Lelaki Kulit Hitam oleh Polisi

Cahya Mulyana | Internasional
Warga Ohio Turun ke Jalan Protes Penembakan Lelaki Kulit Hitam oleh Polisi

AFP
Demonstran memprotes penembakan terhadap Jayland Walker di Ohio, Amerika Serikat

 

WARGA Ohio Amerika Serikat (AS) menggelar aksi protes selama tiga hari sejak penembakan oleh delapan anggota kepolisian terhadap seorang warga kulit hitam. Korban bernama Jayland Walker, 25, dinyatakan meninggal dunia seusai menerima 90 tembakan.

Aksi yang menyuarakan keadilan untuk Walker di beberapa tempat mendapatkan pengawalan dari kepolisian. Pemerintah kota Akron, daerah asal Walker meminta para demonstrasi menghindari kerusuhan.

"Banyak yang ingin menyampaikan keluhan mereka di depan umum, dan saya sepenuhnya mendukung hak warga kami untuk berkumpul secara damai," kata Walikota Akron Dan Horrigan pada konferensi pers.

Ia mengaku memiliki kesedihan serupa para demonstran. Pihaknya telah meminta penyelidikan secara terbuka untuk mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab atas kematian Walker.

"Tapi saya berharap masyarakat bisa setuju bahwa kekerasan dan perusakan bukanlah jawabannya," jelasnya.

Kepala Polisi Steve Mylett mengaku tidak mengetahui jumlah pasti peluru yang ditembakkan para anggotanya ke Walker. "Tetapi berdasarkan laporan medis lebih dari 60 luka di tubuh Walker," katanya.

Dia memastikan delapan anggotanya telah diskors untuk proses penyelidikan. Mereka sudah dipastikan yang melakukan penembakan terhadap Walker sesuai rekaman video yang dirilis pihaknya.

Berdasarkan rekaman video yang dirilis kepolisian Akron pada Minggu, (3/7), memperlihatkan tembakan dengan sasaran mobil yang dikemudikan Walker. Kemudian Walker terlihat keluar dari mobil dan melarikan diri dari kejaran petugas.

Polisi mengatakan Walker diyakini membawa senjata api. Namun Walker meninggalnya senjatanya di dalam mobilnya.

Sementara pengacara keluarga Walker Bobby DiCello mengaku video tersebut sepenuhnya kejadian yang keji oleh polisi terhadap sipil. "Saya telah menjadi pengacara selama 22 tahun dan saya belum pernah melihat sesuatu yang mendekati kekerasan seperti dalam video aksi kepolisian yang menewaskan Jayland," ungkapnya.

Ia mengatakan Jayland ditemukan tewas di area parkir mobil. Berdasarkan investigasinya tidak ada bukti Walker sempat melepaskan tembakan ke arah polisi.

"Dia sedang berlari saat ditembaki sekitar 90 tembakan. Berapa banyak tembakan itu yang mengenai tubuhnya, menurut investigasi kami saat ini sekitar 60 hingga 80 tembakan," pungkas DiCello. (France24/OL-8)

Baca Juga

AFP

Taliban Ingkar Janji, Perempuan Taliban Gelar Demonstrasi

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 23:33 WIB
Hingga saat ini, hak-hak perempuan di Afghanistan cenderung terabaikan, terutama dalam bidang pendidikan dan...
AFP/EDUARDO MUNOZ

Penikam Rushdie Simpatisan Iran

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 12:45 WIB
Matar menikam Rushdie tepat di leher dan dadanya pada Jumat...
AHMAD GHARABLI / AFP

Delapan Warga Israel Jadi Sasaran Penembakan

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 11:47 WIB
Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah bus di dekat Kota Tua Yerusalem pada Minggu (14/8), yang melukai delapan warga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya