Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIDAKNYA sudah 15 orang tewas dalam tanah longsor yang disebabkan oleh hujan lebat yang turun sejak awal Mei di Guatemala, di mana lebih dari 500.000 orang terkena dampaknya.
Di antara 15 korban jiwa adalah seorang perempuan dan enam anaknya, serta tiga saudara laki-laki, semuanya di bawah umur, dari dua desa adat, kata kantor Koordinasi Penanggulangan Bencana Alam (Conred).
Hujan disertai angin kencang menyebabkan tanah longsor, banjir dan runtuhnya infrastruktur di sebagian besar negara di Amerika Tengah itu.
Conred mengatakan 930 rumah telah rusak serta delapan sekolah, tujuh jembatan dan lebih dari 80 jalan.
Wilayah yang paling terkena dampak adalah wilayah yang sebagian besar dihuni oleh penduduk asli, yang komunitasnya paling rentan terhadap bencana alam.
Hampir 60% dari 17 juta penduduk Guatemala hidup dalam kemiskinan. Hujan tahun lalu menyebabkan kematian 35 orang dan berdampak pada hampir satu dari 10 orang Guatemala. (AFP/OL-13)
Baca Juga: Trump Abaikan Peringatan Agar tidak Sebut Dirinya Dicurangi
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Presiden Guatemala Bernardo Arevalo menetapkan status darurat nasional selama 30 hari setelah serangan brutal geng Barrio 18 dan MS-13 yang menewaskan 8 polisi.
Para arkeolog menemukan sebuah altar berusia 1.700 tahun di Tikal, Guatemala, yang mengungkap dominasi budaya dan politik Teotihuacan atas peradaban Maya.
Upacara pelantikan presiden terpilih Guatemala, Bernardo Arevalo, mengalami penundaan karena Kongres yang dikuasai lawannya terlibat dalam perdebatan.
Anggota DPR Guatemala Diego Tay dijatuhi hukuman 12 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah dalam pembunuhan warga Prancis Benoit Maria.
Banjir akibat hujan deras di Guatema telah menyebabkan 6 orang tewas dan 13 lainnya hilang.
Bernardo Arevalo menangguhkan kemenangannya dalam pemilihan Presiden Guatemala atas dugaan kecurangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved