Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengeluarkan sindiran pedas terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia mengatakan kepada Ukraina supaya tidak mempermalukan Putin dengan mengusir semua sedadu Moskow dari tanah airnya.
Macron mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah membuat sebuah kesalahan historis dan fundamental terkait invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Kendati begitu, Prancis menekankan bahwa eskalasi lebih lanjut dari konflik Rusia-Ukraina harus dihindari.
Berbicara dalam wawancara dengan sejumlah surat kabar regional Prancis, Macron berkata, "kita tidak boleh mempermalukan Rusia, agar saat perang berakhir nanti, kita dapat mencari jalan keluar melalui saluran diplomatik," katanya pada Sabtu, (4/5).
"Peran Prancis dalam hal ini adalah menjadi sebuah kekuatan penengah," sambungnya.
Sejak awal invasi Rusia, Macron mengaku telah mendedikasikan waktu dan energi untuk memastikan perang tersebut tidak meningkat menjadi konflik yang lebih luas. Salah satu upaya yang terus dilakukan Macron adalah berbicara dengan Putin.
"Saya tidak ingat lagi sudah berapa kali saya berbicara dengan Vladimir Putin sejak Desember. Mungkin totalnya sudah 100 jam," sebut Macron. Ia mengatakan sejumlah pembicaraan itu terjadi atas dasar permintaan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Dalam percakapan dengan Putin, yang menghabiskan 80 menit akhir bulan lalu, Macron berulang kali meminta gencatan senjata. Upaya ini berujung pada tuduhan bahwa Macron ingin Ukraina membuat semacam konsesi demi mengamankan sebuah perjanjian damai.
Namun Paris menegaskan bahwa perjanjian damai apa pun harus dinegosiasikan antara Putin dan Zelensky demi menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina. (The Guardian/OL-12)
Prancis menyatakan membantu menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, langkah konkret baru akan diambil setelah tercapai gencatan senjata.
Presiden Emmanuel Macron bantah klaim Donald Trump. Prancis pastikan tidak kirim kapal perang ke Selat Hormuz di tengah perang Iran-AS-Israel 2026.
Prancis tengah mengupayakan misi gabungan untuk menjamin keamanan kapal tanker di Selat Hormuz pascablokade Iran. Menlu Prancis bawa inisiatif ini ke Uni Eropa.
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Pemerintah Prancis mengerahkan kapal-kapal angkatan laut, termasuk kelompok serang kapal induknya ke Mediterania,
Secara keseluruhan, Prancis akan mengerahkan delapan kapal perang, kelompok kapal induk, dan dua kapal induk helikopter ke wilayah tersebut.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved