Kamis 19 Mei 2022, 17:48 WIB

Israel Tangkap Pembawa Jenazah Jurnalis Al Jazeera terkait Terorisme

Mediaindonesia.com | Internasional
Israel Tangkap Pembawa Jenazah Jurnalis Al Jazeera terkait Terorisme

AFP/Ahmad Gharabli.
Peti mati jurnalis Al-Jazeera Shireen Abu Akleh keluar dari rumah sakit, sebelum diangkut ke gereja dan dibawa ke tempat pemakaman.

 

POLISI Israel, Kamis (19/5), menangkap salah satu pengusung jenazah jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh yang terbunuh. Namun polisi menolak klaim pengacaranya bahwa penahanan itu terkait dengan perannya di pemakaman.

Dalam serangan yang telah memicu kemarahan internasional, polisi Israel yang memegang tongkat memukuli beberapa pengusung jenazah saat mereka membawa peti mati wartawan keluar dari rumah sakit di Jerusalem timur yang dicaplok Israel. Abu Akleh ditembak mati dalam serangan tentara Israel di Tepi Barat, Palestina, pekan lalu.

Warga Palestina dan jaringan TV mengatakan pasukan Israel membunuhnya. Israel berdalih dia mungkin terbunuh oleh tembakan kelompok Palestina atau tembakan nyasar dari penembak jitu Israel.

Seorang pengacara pengusung jenazah, Amro Abu Khudeir, mengatakan kepada AFP bahwa kliennya ditangkap dan diinterogasi atas perannya di pemakaman. Menurut pengacara, Khaldoun Najm, Israel juga mengeklaim memiliki arsip rahasia tentang keanggotaan (Khudeir) dari organisasi teroris.

Baca juga: Uskup Agung Jerusalem Kutuk Serangan Polisi saat Pemakaman Wartawan

"Saya pikir mereka akan menangkap lebih banyak pemuda yang berpartisipasi dalam pemakaman itu," kata Najm. "Bagi mereka, topik pemakaman dan peti mati itu memalukan."

Polisi menolak ada hubungan antara pemakaman dan penangkapan Khudeir. "Kami menyaksikan upaya untuk menghasilkan konspirasi yang pada dasarnya tidak benar," katanya dalam suatu pernyataan.

"Tersangka ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung yang bertentangan dengan tuduhan. Tidak ada hubungannya dengan partisipasinya dalam prosesi pemakaman."

Baca juga: Singapura Persoalkan UAS Bolehkan Bom Bunuh Diri Palestina, apa Kata Ulama?

Pembenaran polisi atas penggerebekan di rumah sakit St. Joseph bervariasi. Mereka menyebutkan perlu menghentikan nyanyian nasionalisme Palestine dan perusuh di antara pelayat melemparkan proyektil ke petugas.

Pasukan Israel sering menindak perbuatan yang menunjukkan identitas Palestina, termasuk bendera nasional, yang salah satunya disampirkan di peti mati Abu Akleh. Polisi berjanji akan menyelidiki insiden kontroversial tersebut. (OL-14)

Baca Juga

AFP/Mikhail KLIMENTYEV

Putin Perintahkan Pasukan Rusia Kuasai Ukraina Timur

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 05 Juli 2022, 23:45 WIB
Ia memuji militer Rusia dan pasukan Republik Rakyat Luhansk (LPR) yang mampu menguasai Luhansk dalam waktu...
AFP/Arif Kartono

Kunjungan Kerja ke Turki, PM Malaysia Perdana Bertemu Erdogan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 05 Juli 2022, 23:04 WIB
Ismail Sabri juga akan membahas persoalan keamanan pangan bersama dengan kalangan...
AFP/Susan Walsh.

Blinken akan Temui Menlu Tiongkok saat di Bali

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 05 Juli 2022, 21:00 WIB
Pembicaraan terakhir Blinken dengan Wang terjadi pada Oktober di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya