Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Rusia telah mengusir diplomat dari Prancis, Italia dan Spanyol sebagai pembalasan atas pengusiran diplomat Rusia dari negara-negara Eropa. Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Rabu (18/5) memberi waktu kepada 34 diplomat Prancis untuk segera angkat kaki.
Moskow membuat pengumuman itu setelah memanggil duta besar Prancis untuk Rusia, Pierre Levy dengan mengatakan pengusiran 41 karyawan misi diplomatik Rusia adalah keputusan yang provokatif dan tidak berdasar.
Rusia menyebutkan 27 karyawan kedutaan Spanyol di Moskow dan Konsulat Jenderal Spanyol di Saint Petersburg, telah dinyatakan persona non grata dan diberi waktu sepekan untuk meninggalkan Rusia.
Rusia juga memberi pesan kepada duta besar Spanyol Marcos Gomez Martinez bahwa pengusiran diplomat Rusia dari Madrid akan berdampak negatif pada hubungan Rusia-Spanyol. Pada gilirannya, Spanyol mengkritik Rusia atas langkah tersebut.
“Pihak berwenang Rusia membenarkan keputusan ini atas dasar timbal balik untuk pengusiran 27 pejabat kedutaan Rusia pada bulan April. Tetapi pengusiran itu didasarkan pada alasan keamanan yang dibenarkan, yang tidak ada dalam kasus ini," kata pernyataan resmi Spanyol.
Perang Diplomasi
Meskipun tidak ada pernyataan resmi, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengkonfirmasi kepada kantor berita Rusia bahwa 24 diplomat Italia juga telah diusir. Kementerian luar negeri Italia juga mengkonfirmasi pengusiran 24 anggota perwakilan diplomatik dan konsuler Italia dan kantor Badan Perdagangan Italia di Rusia.
Perdana Menteri Italia Mario Draghi mengutuk keputusan Rusia sebagai tindakan memantik permusuhan. Ia mengatakan saluran diplomatik harus tetap terbuka.
"Ini jelas merupakan tindakan bermusuhan; itu juga merupakan reaksi terhadap pengusiran kami, " katanya pada konferensi pers ketika berita pengusiran muncul.
Dia menambahkan "yang paling penting adalah bahwa hal itu tidak boleh mengarah pada pengurangan saluran diplomatik karena melalui saluran itulah, jika mungkin, perdamaian (di Ukraina) akan tercapai. Dan itu pasti yang kami inginkan.”
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Paris mengatakan sangat mengutuk pengusiran diplomatnya oleh Rusia. Prancis menambahkan bahwa langkah dari Moskow ini tidak memiliki dasar yang sah.
Dikatakan pekerjaan diplomat Prancis di Rusia berlangsung sepenuhnya dalam kerangka Konvensi Wina tentang hubungan diplomatik dan konsuler sedangkan Paris mengusir staf Rusia pada April karena dicurigai menjadi mata-mata.
Secara terpisah, anggota parlemen kota di Moskow pada Rabu mendukung keputusan untuk menamai daerah yang sebelumnya tidak disebutkan namanya, di depan kedutaan Amerika Serikat di Moskow dengan Lapangan Pembela Donbas.
Nama tersebut mengacu pada wilayah mayoritas berbahasa Rusia di Ukraina timur yang diklaim Rusia sebagai bagian dari kampanye militernya. Pada Februari 2018, sebuah jalan di luar kedutaan Rusia di Washington dinamai Boris Nemtsov, seorang politisi oposisi yang ditembak mati di luar Kremlin pada 2015. (Aljazeera/OL-13)
Baca Juga: Singapura Persoalkan UAS Bolehkan Bom Bunuh Diri Palestina, apa Kata Ulama?
Saat ini terdapat sekitar 1.860 diplomat Indonesia yang tersebar di Kementerian Luar Negeri maupun di 132 Perwakilan RI di 5 benua.
WARGA Afrika Selatan yang memihak Israel di Gaza, Palestina, dapat mengajukan tuntutan di dalam negeri hingga dicabut kewarganegaraannya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di Palestina, Indonesian Isamic Businnes Forum atau IIBF menyalurkan dana kemanusiaan sebesar Rp 400 juta.
Bolivia menjadi negara pertama yang memutus hubungan diplomatik dengan Israel karena perang di Gaza.
Dengan adanya keputusan penundaan tersebut, artinya utusan atau duta besar dari Myanmar, Afghanistan dan Libya belum bisa menduduki kursi di PBB.
Pada 11 April Kroasia mengusir 18 diplomat Rusia sebagai protes terhadap perang Rusia-Ukraina.
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Rosatom mengatakan telah mengevakuasi hampir 100 orang dari Iran.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved