Kamis 19 Mei 2022, 09:00 WIB

Aksi Balasan, Rusia Usir Diplomat Prancis, Italia dan Spanyol

Cahya Mulyana | Internasional
Aksi Balasan, Rusia Usir Diplomat Prancis, Italia dan Spanyol

AFP
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova

 

PEMERINTAH Rusia telah mengusir diplomat dari Prancis, Italia dan Spanyol sebagai pembalasan atas pengusiran diplomat Rusia dari negara-negara Eropa. Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Rabu (18/5) memberi waktu kepada 34 diplomat Prancis untuk segera angkat kaki.

Moskow membuat pengumuman itu setelah memanggil duta besar Prancis untuk Rusia, Pierre Levy dengan mengatakan pengusiran 41 karyawan misi diplomatik Rusia adalah keputusan yang provokatif dan tidak berdasar.

Rusia menyebutkan 27 karyawan kedutaan Spanyol di Moskow dan Konsulat Jenderal Spanyol di Saint Petersburg, telah dinyatakan persona non grata dan diberi waktu sepekan untuk meninggalkan Rusia.

Rusia juga memberi pesan kepada duta besar Spanyol Marcos Gomez Martinez bahwa pengusiran diplomat Rusia dari Madrid akan berdampak negatif pada hubungan Rusia-Spanyol. Pada gilirannya, Spanyol mengkritik Rusia atas langkah tersebut.

“Pihak berwenang Rusia membenarkan keputusan ini atas dasar timbal balik untuk pengusiran 27 pejabat kedutaan Rusia pada bulan April. Tetapi pengusiran itu didasarkan pada alasan keamanan yang dibenarkan, yang tidak ada dalam kasus ini," kata pernyataan resmi Spanyol.

Perang Diplomasi

Meskipun tidak ada pernyataan resmi, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengkonfirmasi kepada kantor berita Rusia bahwa 24 diplomat Italia juga telah diusir. Kementerian luar negeri Italia juga mengkonfirmasi pengusiran 24 anggota perwakilan diplomatik dan konsuler Italia dan kantor Badan Perdagangan Italia di Rusia.

Perdana Menteri Italia Mario Draghi mengutuk keputusan Rusia sebagai tindakan memantik permusuhan. Ia mengatakan saluran diplomatik harus tetap terbuka.

"Ini jelas merupakan tindakan bermusuhan; itu juga merupakan reaksi terhadap pengusiran kami, " katanya pada konferensi pers ketika berita pengusiran muncul.

Dia menambahkan "yang paling penting adalah bahwa hal itu tidak boleh mengarah pada pengurangan saluran diplomatik karena melalui saluran itulah, jika mungkin, perdamaian (di Ukraina) akan tercapai. Dan itu pasti yang kami inginkan.”

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Paris mengatakan sangat mengutuk pengusiran diplomatnya oleh Rusia. Prancis menambahkan bahwa langkah dari Moskow ini tidak memiliki dasar yang sah.

Dikatakan pekerjaan diplomat Prancis di Rusia berlangsung sepenuhnya dalam kerangka Konvensi Wina tentang hubungan diplomatik dan konsuler sedangkan Paris mengusir staf Rusia pada April karena dicurigai menjadi mata-mata.

Secara terpisah, anggota parlemen kota di Moskow pada Rabu mendukung keputusan untuk menamai daerah yang sebelumnya tidak disebutkan namanya, di depan kedutaan Amerika Serikat di Moskow dengan Lapangan Pembela Donbas.

Nama tersebut mengacu pada wilayah mayoritas berbahasa Rusia di Ukraina timur yang diklaim Rusia sebagai bagian dari kampanye militernya. Pada Februari 2018, sebuah jalan di luar kedutaan Rusia di Washington dinamai Boris Nemtsov, seorang politisi oposisi yang ditembak mati di luar Kremlin pada 2015. (Aljazeera/OL-13)

Baca Juga: Singapura Persoalkan UAS Bolehkan Bom Bunuh Diri Palestina, apa Kata Ulama?

Baca Juga

AFP/Amir HOSSEIN TALEBI

Tiga Kali Gempa Kuat Guncang Iran, Lima Orang Dilaporkan Tewas

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 17:19 WIB
Gempa magnitudo 6,3 dan 6,1 menyusul gempa 6,1 yang membuat porak poranda desa Sayeh Khosh di dekat Teluk...
Dok Zayed Award

Pendaftaran Nominator Zayed Award untuk Persaudaraan Manusia 2023 Dibuka

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 12:48 WIB
Panitia Penyelenggara Zayed Award untuk Persaudaraan Manusia 2023 mulai membuka pendaftaram nominator. Pendaftaran event kali keempat ini...
AFP/SHURAN HUANG

Retno Sebut Semua Menlu G20 Cari Solusi bagi Dunia

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 08:58 WIB
"Alhamdulillah per hari ini kita telah mendapatkan konfirmasi melalui saluran diplomatik bahwa semua menteri luar negeri anggota G20...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya