Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertahanan Rusia, pada Rabu, mengatakan lebih dari seribu tentara Ukraina telah menyerah di Mariupol. Mariupol merupakan sebuah kota pelabuhan strategis di Ukraina timur yang telah dikepung oleh pasukan Moskow selama lebih dari sebulan.
"Di Kota Mariupol, 1.026 prajurit Ukraina dari brigade marinir ke-36 secara sukarela meletakkan senjata mereka dan menyerah," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
Kementerian mengatakan bahwa tentara menyerah di dekat pabrik metalurgi Mariupol dinamai Illich, sebuah pabrik baja besar.
Baca juga: AS Disebut akan Beri Bantuan Militer Senilai US$750 Juta untuk Ukraina
Di antara pasukan itu, tambah kementerian itu, ada 162 perwira dan 47 perempuan. Dan, lebih dari 100 yang terluka.
Rusia diyakini berusaha menghubungkan Krimea yang diduduki dan wilayah separatis yang didukung Moskow Donetsk dan Lugansk di Donbas dan telah mengepung Mariupol pada awal operasi militernya.
Ribuan warga sipil diyakini tewas di kota itu, yang telah menyaksikan beberapa pertempuran paling intens dalam konflik tersebut. (AFP/OL-4)
Zakharova menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap aturan internasional dan menekankan bahwa fasilitas diplomatik harus dilindungi.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Trump panik harga minyak melonjak akibat perang Iran-Israel. Washington berencana cabut sanksi negara penghasil minyak demi stabilkan pasar dan pasokan global.
Rosatom evakuasi ratusan pekerja dan keluarga dari PLTN Bushehr, Iran. Pembangunan Unit 2 dan 3 dihentikan sementara akibat situasi keamanan yang kian membahayakan.
Perang antara AS-Israel dan Iran yang berlangsung begitu brutal di depan miliaran pasang mata manusia menyisakan pertanyaan yang tak mudah dijawab
Dalam unggahan terbarunya di Truth Social, Trump mengklaim bahwa Departemen Luar Negeri memindahkan ribuan orang dari berbagai negara di Timur Tengah.
Otoritas Seoul telah menetapkan peringatan Level 4 untuk seluruh wilayah Iran.
Menlu periode 2001-2009 Noer Hassan Wirajuda menilai eskalasi serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memperlihatkan kian rapuhnya tatanan global berbasis aturan
JAUH-JAUH hari David Harvey (1989) dalam bukunya, The Condition of Postmodernity, telah menjelaskan dampak kondisi global ekonomi sebuah negara.
Perang akan memicu krisis pangan, disrupsi energi, gelombang pengungsi, kemiskinan ekstrem, pelanggaran hak asasi manusia, serta instabilitas ekonomi global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved