Rabu 13 April 2022, 11:39 WIB

Korban Tewas Badai Megi 58 Orang, Diprediksi Jumlahnya Bertambah

 Cahya Mulyana | Internasional
Korban Tewas Badai Megi 58 Orang, Diprediksi Jumlahnya Bertambah

Handout / 14th IB PHILIPPINE ARMY / AFP
Batalion 14 IB Angkatan Darat Filipina mengevakuasi warga desa Pilar yang terluka akibat tanah longsor yang dipicu badai Megi, Rabu (13/4).

 

KORBAN tanah longsor dan banjir akibat badai Megi di Filipina naik menjadi 58. Jumlah itu naik usai ditemukan banyak korban yang terperangkap di dalam reruntuhan bangunan serta lumpur.

Paling banyak korban ditemukan di Provinsi Leyte. Sedikitnya 47 orang tewas dan 27 hilang usai banjir lumpur menyapu pemukiman di sekitar Baybay City.

Lebih dari 100 orang juga dilaporkan terluka. Kemudian tiga orang tewas di Provinsi Negros Oriental dan terdapat korban tewas dan luka juga di Mindanao.

Tim SAR memfokuskan penyelematan di desa Pilar, Abuyog, daerah terparah di wilayah Leyte, dengan mengevakuasi 400 orang setiap hari. "Kami memiliki lima korban, satu tidak teridentifikasi," kata Kapten James Mark Ruiz dari polisi Abuyog.

Baca juga: Filipina Diterjang Badai Tropis Megi, 24 Orang Tewas

Raymark Lasco, seorang operator radio dari Badan Bencana Abuyog, mengatakan dat saat ini masih akan bertambah sebab pihaknya terus menemukan korban tewas.

"Saya tidak bisa memberi rinciannya pasti karena operasi kami sedang berlangsung," kata Lasco.

Wali Kota Jose Carlos Cari mengatakan,"Di beberapa barangay (desa), kami hanya melakukan pencarian.” 

Badai Megi memaksa puluhan pelabuhan untuk menangguhkan operasi dan membuat ribuan orang terdampar di awal Pekan Suci, salah satu periode perjalanan tersibuk tahun ini di Filipina.

Megi datang empat bulan setelah topan super Rai menghancurkan sebagian besar negara itu, menewaskan lebih dari 400 orang dan membuat ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa topan menguat lebih cepat dipicu kenaikan suhu menjadi lebih hangat akibat perubahan iklim.

Filipina merupakan negara yang paling rentan dihantam badai dengan rata-rata 20 setiap tahun. (France24/Cah/OL-09)

Baca Juga

AFP

Ukraina Bersukacita Usai Kuasai Kembali Pulau Ular

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 30 Juni 2022, 20:03 WIB
"KABOOM! Tidak ada lagi pasukan Rusia di Pulau Ular. Angkatan Bersenjata kami melakukan pekerjaan dengan...
AFP/Alexey DRUZHININ / SPUTNIK

Sebelum Temui Putin, Jokowi Diharuskan Tes PCR

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 30 Juni 2022, 18:58 WIB
Menurut dia Jokowi juga akan rehat sejenak usai dites PCR. Sore harinya, Jokowi baru akan memasuki Kremlin untuk mengikuti serangkaian...
AFP/Menahem Kahana.

Mantan Jurnalis, Calon PM Israel Yair Lapid Punya Putri Autis

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 18:50 WIB
Sebagai menteri keuangan, Lapid menolak mobil dan sopir yang ditawarkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya