Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN pada Kamis (31/3) mengkritik Amerika Serikat karena menjatuhkan sanksi baru terhadap republik Islam itu. Negara itu mengatakan kejadian tersebut menunjukkan bahwa Amerika menyimpan niat buruk terhadap rakyatnya.
Departemen Keuangan AS pada Rabu (30/3) mengumumkan langkah-langkah yang menargetkan beberapa entitas yang dituduh terlibat dalam pengadaan pasokan untuk program rudal balistik Iran. "Langkah ini merupakan tanda lain dari niat buruk pemerintah AS terhadap rakyat Iran," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh dalam suatu pernyataan.
Langkah itu membuktikan, "Pemerintah AS saat ini, bertentangan dengan klaimnya, menggunakan setiap kesempatan untuk membuat tuduhan tak berdasar dan menekan rakyat Iran," tambahnya. Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) sementara itu mengatakan kehebatan rudal Iran dan pengaruh regional merupakan garis merah, menurut pernyataan yang diposting di situs webnya.
Baca juga: AS, Israel, Empat Negara Arab Bersatu untuk Intimidasi Iran
"IRGC akan menghadapi kesalahan sekecil apa pun dari musuh melawan Tanah Air Islam di mana saja dengan jawaban yang tegas dan destruktif," tambahnya.
Amerika Serikat mengatakan sanksi baru menargetkan warga negara Iran Mohammad Ali Hosseini dan jaringan perusahaan sebagai pemasok program balistik. Langkah tersebut menyusul serangan rudal Iran di Arbil, Irak, pada 13 Maret, serangan oleh pemberontak Houthi Yaman yang didukung Iran terhadap fasilitas minyak Saudi, dan serangan baru-baru ini lainnya di Arab Saudi dan UEA.
Iran telah mengeklaim bertanggung jawab atas serangan rudal Arbil. Mereka menargetkan pusat strategis Israel dan memperingatkan lebih banyak serangan semacam itu.
Baca juga: ISIS bakal Menjadi Musuh Baru Israel?
Sanksi datang ketika Amerika Serikat tampaknya tertutup, menurut banyak pengamat, untuk kesepakatan dengan Iran tentang kembalinya ke kesepakatan nuklir 2015 dengan sekelompok kekuatan besar. Kesepakatan itu memberi Iran keringanan sanksi yang sangat dibutuhkan sebagai imbalan atas pembatasan program nuklirnya yang akan menjaminnya tidak dapat mengembangkan senjata atom, sesuatu yang selalu ditolak oleh Teheran. (AFP/OL-14)
Kenapa Israel terkesan menutup rapat-rapat kondisi Netanyahu? Jika benar dia telah meninggal, keuntungan apa yang didapat Iran?
Militer Israel (IDF) memulai operasi darat terbatas di Libanon Selatan guna melumpuhkan infrastruktur Hizbullah. Simak perkembangan konflik dan dampaknya bagi warga sipil.
Ali Larijani kirim surat terbuka kepada pemimpin dunia Islam. Iran minta negara-negara Muslim tinjau ulang sikap di tengah perang lawan AS-Israel.
Pasukan Israel ubah Kota Tua Jerusalem jadi barak militer. Akses Al-Aqsa ditutup 16 hari, jemaah terpaksa salat Tarawih di jalanan. Simak laporan lengkapnya.
AS prediksi perang melawan Iran berakhir dalam hitungan minggu. Namun, Teheran tegaskan siap bertempur panjang tanpa negosiasi. Simak update selengkapnya
Mengapa AS-Israel sulit mengambil alih Selat Hormuz dari Iran? Analisis taktik asimetris, risiko ekonomi global, dan alasan keterlibatan sekutu internasional.
Kenapa Israel terkesan menutup rapat-rapat kondisi Netanyahu? Jika benar dia telah meninggal, keuntungan apa yang didapat Iran?
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Serangan drone dan roket menghantam kompleks Kedubes AS di Baghdad. Ketegangan meningkat setelah peringatan Iran terkait perang regional di Timur Tengah.
Pahami perbedaan mendalam perang simetris vs asimetris dalam konflik Iran vs AS-Israel 2026. Analisis kekuatan, taktik, dan doktrin militer terbaru.
Teheran sebut laporan komunikasi dengan AS sebagai "kebohongan murni". Menlu Abbas Araghchi tegaskan Iran tidak pernah meminta gencatan senjata sejak perang pecah.
Ali Larijani kirim surat terbuka kepada pemimpin dunia Islam. Iran minta negara-negara Muslim tinjau ulang sikap di tengah perang lawan AS-Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved