Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SLOVAKIA, salah satu anggota Uni Eropa, memutuskan untuk mengusir 35 diplomat Rusia pada Rabu waktu setempat atau Kamis WIB (31/3). Pengusiran tersebut berdasarkan informasi yang diberikan oleh badan intelijen.
Langkah itu dilakukan sehari setelah negara Uni Eropa, seperti Belgia, Belanda, Irlandia dan Republik Ceko, semuanya mengumumkan pengusiran puluhan diplomat Rusia yang dicurigai sebagai mata-mata. Itu merupakan tindakan terkoordinasi yang diambil dengan latar belakang perang Rusia di Ukraina.
Negara-negara lain, termasuk Amerika Serikat dan Polandia, sebelumnya juga telah mengusir diplomat Rusia.
"Slovakia akan mengurangi staf Kedutaan Rusia di Bratislava sebanyak 35 orang," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Juraj Tomaga kepada AFP.
"Kami menyesal bahwa setelah pengusiran diplomat Rusia sebelumnya dalam beberapa tahun terakhir, misi diplomatik Rusia tidak menunjukkan minat untuk beroperasi dengan benar di Slovakia," tambahnya.
Slovakia telah mengusir tiga diplomat Rusia karena melakukan spionase awal bulan ini.
Perdana Menteri Eduard Heger menunjukkan ketidaksenangannya dalam sebuah unggahan di Facebook berjudul "Dasvidania", atau selamat tinggal dalam bahasa Rusia.
"Pemerintah saya tidak akan mentolerir orang Rusia di Slovakia, di bawah perlindungan diplomatik, memimpin kegiatan spionase besar-besaran, merusak warga kita, menyebarkan disinformasi dan mempolarisasi masyarakat kita," tulis Heger.
Pada Agustus 2020, Bratislava juga mengusir tiga diplomat Rusia karena "kejahatan serius". Media lokal melaporkan kemungkinan hubungan dengan pembunuhan seorang mantan pemberontak Chechnya di sebuah taman Berlin.
Dua tahun lalu, laporan media lokal mengatakan ada hingga 45 diplomat Rusia yang diakui secara resmi di Slovakia. Namun, tidak jelas berapa banyak yang tersisa hari ini. (AFP/OL-13)
Baca Juga: Warga Israel Terkejut dan Ketakutan setelah Serangan di Pusat Kota
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Kirsty Coventry, salah satu petinggi IOC, menekankan pentingnya mengembalikan olahraga ke khitahnya sebagai ruang netral yang tidak terjamah oleh kepentingan politik praktis.
NDONESIA dan Slovakia sepakat meningkatkan hubungan bilateral ke tingkat kemitraan strategis. Fokusnya pada penguatan kerja sama di sektor pertahanan, ekonomi, riset, pendidikan.
Miroslav Lajcák, penasihat utama PM Slovakia Robert Fico, resmi mengundurkan diri setelah dokumen Departemen Kehakiman AS mengungkap percakapannya dengan Jeffrey Epstein.
Jerman mengalami kekalahan tandang pertama dalam sejarah babak kualifikasi Piala Dunia. Mereka tunduk 0-2 atas Slovakia.
Petisi menolak kehadiran Kanye West di Festival Rubicon diluncurkan, sebagai bentuk kecaman lagu Heil Hitler.
Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico, mengancam akan memangkas dukungan keuangan untuk lebih dari 130.000 pengungsi Ukraina setelah Kyiv menutup jalur pipa gas Rusia.
UEFA juga telah membuka proses dugaan pelanggaran disipliner terhadap Inggris atas kembang api dan gangguan penonton selama pertandingan melawan Slovakia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved