Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa sudah waktunya untuk meredakan ketegangan antara Rusia dan Barat terkait krisis Ukraina. Dia mengaku sangat khawatir dengan ancaman konflik.
"Sekarang waktunya untuk meredakan ketegangan dan mengurangi tindakan di lapangan," kata Guterres, yang sebelumnya berbicara dengan menteri luar negeri Rusia dan Ukraina dan menyatakan keprihatinan seriusnya atas situasi tersebut pada Senin (14/2).
Menyerukan diakhirinya retorika yang membara, Sekjen PBB mengatakan kepada wartawan bahwa dia sangat khawatir dengan meningkatnya ketegangan dan meningkatnya spekulasi tentang potensi konflik militer di Eropa.
"Kami sama sekali tidak dapat menerima bahkan kemungkinan konfrontasi yang membawa bencana seperti itu," tuturnya, bersikeras bahwa tidak ada alternatif selain diplomasi.
Baca juga: AS Relokasi Kedutaan di Ukraina dari Kyiv ke Lviv
Guterres meminta semua pihak untuk menghormati Piagam PBB dan menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekuatan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara mana pun.
"Meninggalkan diplomasi untuk konfrontasi bukanlah langkah yang melampaui batas, itu adalah penyelaman di atas tebing," ujarnya.
Selama pembicaraan teleponnya, Guterres mengulangi pesannya kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Menteri Luar Negeri Ukraina Dymtro Kuleba, bahwa diplomasi adalah satu-satunya jalan ke depan, menurut juru bicara Stephane Dujarric.
"Sekjen menyatakan kepada kedua menteri luar negeri keprihatinannya yang serius atas meningkatnya ketegangan di sekitar Ukraina," kata Dujarric kepada wartawan.
"Dia menyambut baik diskusi diplomatik yang sedang berlangsung untuk meredakan ketegangan itu dan sekali lagi menggarisbawahi fakta bahwa tidak ada alternatif selain diplomasi,” tambahnya.
Dujarric mengatakan Guterres tetap yakin bahwa Rusia tidak akan menyerang Ukraina, sebuah posisi yang dia ungkapkan dalam konferensi pers bulan lalu.
"Saya tidak percaya pendapatnya telah berubah dengan cara apa pun," kata juru bicara itu selama pengarahan hariannya di markas besar PBB di New York.
PBB memiliki sekitar 1.660 staf di Ukraina termasuk 1.440 orang Ukraina dan 220 orang asing. "Tidak ada rencana untuk evakuasi atau relokasi staf PBB dari Ukraina,” ungkap Dujarric.
Dewan Keamanan PBB pada Kamis (17/2) akan mengadakan pertemuan tahunan tentang Ukraina dan perjanjian Minsk, yang berusaha untuk mengakhiri perang di wilayah Donbas timur Ukraina. (Aiw/France24/OL-09)
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
PBB menutup 2025 dengan tunggakan kontribusi mencapai US$1,6 miliar (Rp26 triliun).
Pasukan Israel mulai merobohkan markas besar UNRWA di Yerusalem Timur. PBB menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pobee menyampaikan kembali keprihatinan mendalam Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres atas laporan penggunaan kekuatan berlebihan di Iran.
Sekjen PBB António Guterres tegaskan kontribusi AS adalah kewajiban hukum Piagam PBB usai Trump tarik diri dari 31 entitas. Cek dampak anggaran 2026.
Sekjen PBB Antonio Guterres menegaskan bahwa intervensi yang dilakukan AS di Venezuela merupakan ancaman bagi stabilitas hukum internasional.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Serangan udara AS di ibu kota Venezuela Caracas, penangkapan Presiden Nicolás Maduro, serta pengambilalihan fasilitas energi strategis menandai eskalasi terbuka
Konflik antara Danielle NewJeans dengan agensinya, ADOR, merupakan puncak dari pertikaian panjang yang berakar pada krisis internal manajemen sejak 2024.
Konflik tanah restant merupakan permasalahan lahan yang terjadi di semua kawasan transmigrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved