Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan beberapa proposal yang diajukan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pembicaraan pada Senin (7/2) dapat menjadi dasar untuk bergerak maju dalam krisis atas Ukraina.
"Sejumlah ide-ide, proposalnya mungkin sebagai dasar untuk langkah lebih lanjut," kata Putin setelah lebih dari lima jam berbicara dengan Macron di Kremlin.
Dia tidak memberikan perincian apa pun tetapi mengatakan kedua pemimpin akan berbicara melalui telepon setelah Macron bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Selasa.
Putin mengatakan dia berterima kasih kepada Macron atas upayanya untuk menyelesaikan krisis keamanan. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Macron atas upaya yang dilakukan Prancis untuk menyelesaikan masalah akut hubungan kami dengan NATO, untuk menciptakan lingkungan stabilitas di benua Eropa, untuk menyelesaikan krisis di Ukraina tenggara," kata Putin.
Putin membantah bahwa Rusia bertindak agresif terhadap Ukraina atau Barat. "Bukan kami yang bergerak menuju perbatasan NATO," katanya.
Jika Ukraina bergabung dengan blok militer Barat, tambahnya, Rusia bisa terseret ke dalam konflik dengan negara-negara Eropa. "Apakah Anda ingin Prancis berperang dengan Rusia?" kata Putin.
Pemimpin Rusia itu mengatakan pihak berwenang Ukraina harus disalahkan atas konflik yang berlanjut di timur negara itu. "Kyiv masih menolak setiap kesempatan untuk pemulihan secara damai integritas teritorialnya," kata Putin.
Macron terbang ke Moskow pada awal minggu diplomasi Barat yang intens yang bertujuan untuk meredakan kekhawatiran akan invasi Rusia terhadap Ukraina.
Dengan puluhan ribu tentara Rusia berkumpul di dekat perbatasan Ukraina, Macron adalah pemimpin Barat pertama yang bertemu Putin sejak krisis dimulai pada Desember. (AFP/OL-12)
Vladimir Putin tegaskan dukungan deeskalasi cepat di Timur Tengah kepada Masoud Pezeshkian. Bahas dampak serangan AS-Israel dan bantuan kemanusiaan Rusia.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin gencar berkomunikasi dengan Iran dan Donald Trump untuk memediasi konflik di Timur Tengah. Apakah ini murni upaya damai atau strategi mengamankan ekonomi Rusia?
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya tengah meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada sejumlah mitra dekat yang dianggap dapat merekaa andalkan di berbagai kawasan dunia.
Intelijen Amerika Serikat menyebut Rusia diduga membagikan informasi kepada Iran yang berpotensi membantu menargetkan aset militer AS di kawasan Teluk.
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved