Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Amerika Serikat mengatakan kepada keluarga pegawai pemerintahnya di Belarus untuk meninggalkan negara itu, kata Departemen Luar Negeri pada Senin (31/1), ketika kekhawatiran tumbuh akan invasi Rusia ke Ukraina.
Perintah itu datang beberapa jam setelah Washington dan Moskow bentrok mengenai Ukraina di Dewan Keamanan PBB, dan setelah Washington mengancam akan menjatuhkan sanksi pada oligarki Rusia jika negara bekas Soviet itu diserang.
AS juga menuduh Rusia pada Senin berencana untuk membangun kekuatan militernya di sekutunya Belarus menjadi 30.000 dalam beberapa minggu.
Departemen Luar Negeri memerintahkan keberangkatan anggota keluarga pegawai pemerintah AS dari Belarus, katanya dalam imbauan perjalanan yang dirilis pada Senin.
Itu juga memperingatkan orang Amerika untuk tidak melakukan perjalanan ke Belarus karena penegakan hukum yang sewenang-wenang, risiko penahanan, dan penumpukan militer Rusia yang tidak biasa dan mengkhawatirkan di sepanjang perbatasan Belarus dengan Ukraina.
Rusia telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di perbatasannya dengan Ukraina, yang membuat ketegangan melonjak dengan upaya intens oleh sekutu NATO untuk mencegah invasi. Moskow juga telah menempatkan sekitar 5.000 tentara di Belarus, menurut AS. (AFP/OL-12)
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved