Selasa 11 Januari 2022, 15:49 WIB

Kasus Omikron Melonjak, Tiongkok Lockdown Kota Anyang

 Nur Aivanni | Internasional
Kasus Omikron Melonjak, Tiongkok Lockdown Kota Anyang

AFP
Masyarakat mengantre untuk melakukan tes Covid-19 di Kota Anyang, Provinsi Henan, Tiongkok, setelah terjadi lonjakan kasus Covid-19.

 

TIONGKOK melakukan penguncian atau lockdown terhadap lima juta penduduknya di sebuah kota di Tiongkok untuk mengekang penyebaran varian virus korona omikron.

Strain omikron yang menyebar cepat menghadirkan tantangan baru, dengan dua kasus di Anyang - kota yang baru dikunci di Provinsi Henan - terkait dengan klaster infeksi yang berkembang di kota metropolitan utara Tianjin, sekitar 400 kilometer (250 mil) jauhnya.

Pihak berwenang di Anyang mengumumkan penguncian tersebut pada Senin (10/1) malam. Mereka mengeluarkan pemberitahuan yang memerintahkan penduduk untuk tidak meninggalkan rumah mereka atau mengendarai mobil di jalan, menurut laporan kantor berita negara Xinhua.

Dilaporkan Xinhua, semua bisnis yang tidak penting telah ditutup dan uji coba massal telah diluncurkan untuk menanggapi situasi pengendalian epidemi yang parah dan secara ketat mencegah penyebaran wabah virus omikron.

Ada 58 infeksi lokal baru yang dilaporkan di Anyang, kata penyiar negara CCTV pada Selasa (11/1), sehingga total beban kasus kota itu menjadi 84 sejak Sabtu (8/1).

Tidak segera jelas apakah kasus baru itu terkait dengan varian omikron atau tidak.

Kota itu telah membatasi perjalanan keluar, yang menurut pejabat setempat adalah untuk memastikan bahwa wabah tidak meluas ke daerah luar.

Setidaknya tiga kota di Henan sedang berjuang melawan wabah yang muncul, dengan ibu kota Provinsi Zhengzhou menutup sekolah dan taman kanak-kanak, dan meminta restoran tidak menerima pelanggan makan di tempat.

Pekan lalu, satu juta orang di Kota Yuzhou diperintahkan untuk tinggal di rumah. Di tempat lain, Tianjin - kota pelabuhan utama hanya 150 kilometer dari Beijing - telah melarang orang pergi tanpa izin resmi, memerintahkan pengujian kepada 14 juta penduduk, dan membatalkan kereta api ke ibu kota. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

AFP/Menahem Kahana.

Polisi Israel Tangkap Puluhan Warga Palestina pada Dini Hari

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Januari 2022, 21:14 WIB
Sejak itu protes terus berkobar di Negev. Ini bersama dengan protes solidaritas oleh warga Palestina di kota-kota Haifa, Umm al-Fahm, dan...
AFP/Mahmud Hams.

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina Butuh Rp23 Triliun

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Januari 2022, 20:57 WIB
Pemerintahan Presiden Joe Biden telah memulihkan beberapa dukungan, tetapi UNRWA mengatakan masih...
AFP/Alexey Nikolsky.

Putin Jamu Presiden Iran Raisi di Moskow Besok

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:58 WIB
Itu akan menjadi kunjungan ketiga Raisi di luar Iran--setelah Tajikistan dan negara tetangga Turkmenistan--sejak ia mengambil alih kursi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya