Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK berwenang Bangladesh telah menghancurkan lebih dari 3.000 toko yang dikelola Rohingya sejak bulan lalu.
Hal itu dikonfirmasi oleh seorang pejabat pemerintah pada Selasa (4/1), ketika keluarga pengungsi yang berjuang menyuarakan kekecewaan mereka atas pembongkaran tersebut.
Sekitar 850.000 anggota minoritas Muslim tanpa kewarganegaraan dijejalkan ke kamp-kamp pengungsian yang penuh sesak di Bangladesh, sebagian besar telah melarikan diri dari negara tetangga Myanmar setelah tindakan keras militer tahun 2017 yang mendorong penyelidikan genosida internasional.
Bangladesh dipuji karena menerima para pengungsi Rohingya tetapi kelompok-kelompok hak asasi manusia telah mengkritik pembatasan yang diberlakukan pada para pengungsi, yang terbaru adalah upaya untuk merobohkan toko-toko darurat yang melayani komunitas mereka.
Wakil komisaris pengungsi negara itu Shamsud Douza mengatakan kepada Agence France-Presse bahwa lebih dari 3.000 toko ilegal telah dihancurkan.
"Jumlah Rohingya meningkat. Dan mereka membutuhkan tempat berlindung. Kami sudah membangun gudang di tempat itu," katanya, seraya menambahkan bahwa kelompok-kelompok bantuan memastikan para pengungsi masih mendapatkan kebutuhan sehari-hari.
Namun Khin Maung, seorang pemimpin komunitas Rohingya, mengatakan penghancuran itu telah melukai puluhan ribu pengungsi di kamp-kamp tersebut.
"Keluarga Rohingya besar dan jumlah jatah makanan yang diberikan kepada mereka berkurang. Banyak keluarga yang dulunya mengandalkan pendapatan dari toko-toko itu," katanya.
Salim Ullah, yang toko kelontongnya dirobohkan, mengatakan dia sekarang akan berjuang untuk memberi makan keluarganya yang terdiri dari delapan orang.
"Toko itu adalah harapan terakhir saya. Bagaimana saya menjalankan keluarga sekarang? Tidak ada jalan keluar kecuali mati. Saya tidak berdaya," katanya.
Saad Hammadi dari Amnesty International mengatakan langkah itu akan membuat pengungsi rentan terhadap eksploitasi dan memperburuk kondisi di kamp-kamp.
"Pembongkaran toko-toko dan penutupan sekolah-sekolah yang dipimpin masyarakat … memperburuk ketegangan dan frustrasi," katanya.
Hammadi pun mendesak pihak berwenang untuk melindungi hak dan martabat para pengungsi Rohingya dengan melibatkan mereka dalam keputusan termasuk hak mereka untuk mencari nafkah. (The Guardian/Nur/OL-09)
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat semakin parah dan meluas mengakibatkan ribuan rumah terus terandam banjir yang kerap terjadi tiap tahun
Berdasar catatan BPBD Pati, akibat banjir tersebut sebanyak 2.921 rumah warga terdampak dan 432 keluarga (1.060 jiwa) hingga saat ini masih mengungsi.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Kasus kematian akibat nipah ini menjadi alarm keras bagi negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, mengenai risiko penularan virus zoonosis tersebut.
DUNIA kembali dalam kewaspadaan tinggi setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi kematian pertama akibat virus Nipah di Banglades pada awal Februari 2026.
Gelombang dingin ekstrem di Bangladesh tewaskan 49 orang sejak November. ISPA dan diare menjadi penyebab utama, dengan korban terbanyak anak-anak di wilayah Utara.
LAPORAN terbaru PBB menempatkan Jakarta sebagai kota terbesar di dunia dengan populasi 41,9 juta jiwa.
Bangladesh mengirimkan surat resmi ke India, Jumat (21/11), agar menyerahkan Sheikh Hasina, 78, dan mantan Menteri Dalam Negeri Asaduzzaman Khan Kamal, yang juga dijatuhi hukuman mati.
Gempa bermagnitudo 5,7 mengguncang Bangladesh pada Jumat (21/11). Peristiwa itu menewaskan 10 orang dan melukai lebih dari 350 orang di berbagai wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved