Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAHAN Presiden AS Joe Biden pada Sabtu (2/1) mengumumkan bahwa mereka telah mengecualikan Ethiopia, Mali, dan Guinea dari perjanjian perdagangan AS-Afrika. Pemerintahan AS mengatakan bahwa tindakan ketiga pemerintah itu melanggar prinsip-prinsipnya.
"Amerika Serikat hari ini menghentikan Ethiopia, Mali, dan Guinea dari program preferensi perdagangan AGOA karena tindakan yang diambil oleh masing-masing pemerintah mereka yang melanggar Statuta AGOA," kata Perwakilan Dagang AS (USTR) dalam suatu pernyataan. African Growth and Opportunity Act (AGOA) diberlakukan pada 2000 di bawah pemerintahan Presiden Bill Clinton untuk memfasilitasi dan mengatur perdagangan antara Amerika Serikat dan Afrika.
"Amerika Serikat sangat prihatin dengan perubahan inkonstitusional dalam pemerintahan di Guinea dan Mali," kata pernyataan itu. AS juga menyuarakan keprihatinan tentang pelanggaran berat hak asasi manusia yang diakui secara internasional yang dilakukan oleh pemerintah Ethiopia dan pihak lain di tengah konflik yang meluas di Ethiopia utara.
"Setiap negara memiliki tolok ukur yang jelas untuk jalur menuju pemulihan dan pemerintah akan bekerja dengan pemerintah mereka untuk mencapai tujuan itu," kata USTR. Berdasarkan perjanjian AGOA, ribuan produk Afrika dapat memperoleh manfaat dari pengurangan pajak impor dengan syarat terpenuhinya kriteria terkait hak asasi manusia, pemerintahan yang baik, dan perlindungan pekerja, serta tidak menerapkan larangan bea cukai atas produk Amerika di wilayah mereka.
Baca juga: Israel Vonis Penjara Seumur Hidup 547 Pejuang Kemerdekaan Palestina
Pada 2020, 38 negara memenuhi syarat untuk AGOA, menurut situs web USTR. Perjanjian tersebut dimodernisasi pada 2015 oleh Kongres AS. Ini juga memperpanjang program tersebut hingga 2025. (AFP/OL-14)
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Hayli Gubbi di Ethiopia mencapai India dan mengganggu sejumlah penerbangan.
KETEGANGAN antara Ethiopia dan Eritrea kembali menyedot perhatian kawasan Tanduk Afrika. Dalam beberapa pekan terakhir, kedua negara terlibat saling serang pernyataan yang semakin agresif.
ETHIOPIA mengonfirmasi wabah pertama penyakit virus Marburg setelah mengirimkan sampel dari klaster dugaan kasus hemorrhagic fever untuk pengujian awal pekan ini.
Permukaan Danakil menampilkan pemandangan geologi yang unik. Kawasan ini dipenuhi gunung api aktif, danau asam, geyser belerang, dan hamparan garam berwarna mencolok.
Kehadiran GERD akan membantu mengatasi krisis listrik berkepanjangan di dalam negeri sekaligus memungkinkan ekspor energi ke kawasan Afrika Timur.
Para ilmuwan menemukan 13 fosil gigi berusia sekitar 2,6 juta tahun di Ledi-Geraru, Ethiopia. Sebanyak 10 di antaranya diyakini berasal dari spesies Australopithecus yang belum dikenal.
Preview laga perempat final Piala Afrika 2025 antara Mali vs Senegal. Simak analisis statistik, head-to-head, prediksi line-up, dan kondisi tim terkini.
Mali memastikan tiket babak 16 besar AFCON setelah bermain imbang 0-0 melawan Komoro.
Maroko, tuan rumah Piala Afrika 2025, gagal meraih kemenangan pada laga kedua Grup A setelah ditahan Mali.
Zambia menahan imbang Mali 1-1 pada laga pembuka Piala Afrika di Casablanca. Gol dramatis Patson Daka di menit ke-92 menggagalkan kemenangan Mali.
Sebelumnya, tim asuhan Indra Sjafri telah menjalani dua laga uji coba melawan India U-23.
Pemerintah Mali memberlakukan kebijakan visa baru bagi warga Amerika Serikat dengan mewajibkan uang jaminan hingga US$10.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved