Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Statistik Federal Rusia, Rosstat, mengungkapkan bahwa hampir 75 ribu orang meninggal akibat Covid-19 di negara itu pada Oktober 2021. Kondisi tersebut menjadikannya bulan paling mematikan dari sepanjang pandemi.
Rosstat melaporkan bahwa total kematian akibat Covid-19 sejak Rusia mencatat kasus pertamanya mencapai lebih dari 520 ribu, jumlah kematian terburuk ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Brasil.
Pihak berwenang di Moskow telah dituduh meremehkan efek pandemi Covid-19 dan angka yang dirilis Rosstat pada Jumat (3/12) malam tersebut, melukiskan gambaran yang jauh lebih gelap daripada yang ditunjukkan oleh angka resmi.
Penghitungan Rosstat jauh lebih tinggi daripada situs web resmi pemerintah yang melacak pandemi, yang mengatakan total kematian akibat Covid-19 adalah 278.857.
Angka-angka dari web resmi pemerintah hanya memperhitungkan kematian di mana virus ditetapkan sebagai penyebab utama kematian setelah otopsi.
Sementara Rosstat menerbitkan angka-angka di bawah definisi yang lebih luas untuk kematian yang terkait dengan virus.
Meskipun diimbau berulang kali oleh pihak berwenang Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin, hanya sekitar 40% warga Rusia yang telah divaksinasi sepenuhnya.
Upaya tersebut menjadi perjuangan berat dengan jajak pendapat yang secara konsisten menunjukkan sebagian besar penduduk Rusia tidak mau mendapatkan suRusia pada Agustus 2020 menjadi negara pertama yang mendaftarkan vaksin covid-19, Sputnik V, yang sejak itu telah disetujui untuk digunakan di puluhan negara.
Setelah penguncian ketat pertama pada tahun 2020, para pejabat di Moskow sebagian besar menahan diri untuk tidak memperkenalkan langkah-langkah baru yang membatasi, sebagai gantinya bersandar pada upaya vaksin untuk melindungi ekonomi yang sedang berjuang.
Namun pada bulan Oktober 2021, bulan paling mematikan di Rusia, Putin memerintahkan liburan berbayar selama seminggu secara nasional untuk mengekang infeksi dan Moskow mengumumkan penutupan layanan yang tidak penting selama 11 hari. (Aiw/Straitstimes/OL-09)
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Pada pekan pertama Desember 2024, otoritas Jepang mencatat jumlah kasus influenza baru meningkat menjadi 44.673, meningkat sekitar 20.000 dibandingkan sepekan sebelumnya.
Pemerintah Jepang mewajibkan warganya memakai masker imbas melonjaknya kasus influenza dan Covid-19.
Kadinkes Kota Depok Mary Liziawati mengatakan beberapa hari ini kasus covid-19 di Kota Depok terus mengalami lonjakan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memandang belum saatnya menerapkan kebijakan Covid-19 berbayar.
Kampanyekan kembali pemakaian masker dan vaksin booster Covid-19 merupakan salah satu upaya pencegahan yang harus dilakukan masyarakat Indonesia.
Derajat kekebalan masyarakat yang mendapatkan vaksinasi ataupun yang pernah terkena covid-19 sebelumnya dan mendapatkan vaksinasi sudah mulai menurun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved