Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PELABELAN teroris Israel yang mengejutkan terhadap enam kelompok masyarakat sipil Palestina telah memecah koalisi yang berkuasa. Cap teroris itu menerpa kelompok aliran Marxis bernama Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP).
Langkah yang diumumkan Jumat lalu oleh Menteri Pertahanan Benny Gantz menyebabkan gelombang kejutan, termasuk di antara para donor Eropa yang mendukung kelompok sasaran serta Amnesty International dan Human Rights Watch. Organisasi nonpemerintah atau LSM Israel yang bermitra dengan orang-orang Palestina yang terlibat juga menyuarakan keheranan.
Begitu juga beberapa pihak di media, mengingat menonjolnya kelompok-kelompok yang terlibat, khususnya LSM Al-Haq. Kelompok hak asasi tersebut didirikan pada 1979 oleh penulis Raja Shehadeh, seorang kontributor majalah New Yorker.
Gantz juga mendapat serangan dari dalam pemerintahan Israel, aliansi rentan delapan partai yang mencakup politisi sayap kiri. Menteri Kesehatan Nitzan Horowitz, pemimpin Meretz yang moderat, memperingatkan bahwa sebagai kekuatan militer pendudukan Israel perlu sangat berhati-hati dalam menjatuhkan sanksi terhadap organisasi sipil Palestina karena ada konsekuensi politik, diplomatik dan, yang lebih penting, hak asasi manusia.
Menteri Transportasi dan Pemimpin Buruh Merav Michaeli mengatakan, "Cara pengumuman itu dibuat menyebabkan kerusakan besar bagi Israel dengan teman-teman kita yang terbesar dan terpenting."
Baca juga: 12 Negara Eropa Desak Israel Batalkan Pemukiman Tepi Barat
Namun kantor Gantz tidak goyah dan berkeras bahwa penyelidikan pembentukan keamanan bersama telah membuktikan enam kelompok beroperasi sebagai jaringan terorganisasi di bawah kepemimpinan PFLP sebagai kelompok Marxis yang dikenal. (AFP/OL-14)
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Pasukan Israel serbu belasan desa di Ramallah, tahan satu pemuda, aniaya warga, hingga sita rumah dan uang tunai penduduk dalam operasi militer Kamis malam.
Bantuan ini merupakan aksi kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi Islam dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan paket makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina.
Baznas kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa pakaian dengan total 2.400 paket.
Israel menutup Masjid Al-Aqsa untuk hari ketiga di tengah Ramadan 2026 pasca-perang dengan Iran. Warga Palestina peringatkan perubahan status quo permanen.
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Di tengah gempuran rudal AS dan Israel yang menewaskan 1.000 orang lebih, warga Iran kini berjuang hidup di zona perang. Otoritas Teheran memutus internet global hingga di bawah 1%.
Kim Jong Un nyatakan Korea Utara siap pasok rudal ke Iran dan klaim mampu lenyapkan Israel. Simak detail uji coba kapal perusak baru Choe Hyon dan kemajuan nuklirnya
Ia mencontohkan sejumlah pertanyaan mendasar yang belum terjawab, seperti mekanisme pelucutan senjata hingga siapa yang akan menjalankan operasi tersebut di lapangan.
Stasiun televisi Press TV Iran melaporkan pada Kamis (5/3) pagi bahwa militer menargetkan pasukan separatis anti-Iran itu, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
PM Spanyol Pedro Sanchez tegaskan tidak akan terlibat serangan ke Iran dan melarang penggunaan pangkalan militer oleh AS meski diancam embargo perdagangan oleh Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved