Rabu 20 Oktober 2021, 12:54 WIB

Penyelam Israel Temukan Pedang Tentara Salib Berusia 900 Tahun

Mediaindonesia.com | Internasional
Penyelam Israel Temukan Pedang Tentara Salib Berusia 900 Tahun

AFP/Jack Guez.
Jacob Sharvit.

 

ISRAEL pada Selasa (19/10) menunjukkan pedang berusia 900 tahun yang diyakini milik seorang tentara salib. Seorang penyelam scuba menemukan pedang itu di lepas pantai Mediterania.

Otoritas Barang Antik Israel (IAA) mengatakan penyelam Shlomi Katzin menemukan pedang besi yang sekarang diselimuti organisme laut. Pedang itu ditemukan setelah pergerakan pasir membuatnya tersingkap.

"Pedang, yang telah diawetkan dalam kondisi sempurna, menjadi penemuan yang indah dan langka. Ternyata itu milik seorang kesatria tentara salib," kata Nir Distelfeld dari IAA dalam suatu pernyataan.

IAA mengatakan daerah pantai Carmel tempat pedang itu ditemukan telah digunakan selama berabad-abad oleh kapal-kapal yang mencari perlindungan dari badai karena banyak teluk. Karenanya, lokasi itu meninggalkan berbagai temuan arkeologis yang kaya.

Kobi Sharvit dari unit arkeologi laut IAA mengatakan tren penyelam menemukan artefak berharga semakin meningkat. Meskipun para profesional terus-menerus menyurvei area bawah laut, penyelam sering kali menjadi yang pertama menemukan harta karun yang baru saja digali oleh pergeseran pasir baru-baru ini.

Pedang itu harus dibersihkan dan dianalisis sebelum dipajang di depan umum. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP/Ronen Zvulun.

Israel Prihatin Amerika Serikat akan Cabut Sanksi terhadap Iran

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 20:48 WIB
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian mengatakan negaranya memasuki kembali negosiasi untuk mencari pencabutan sanksi ekonomi AS...
Ilustrasi

Waspada Varian Omicron, Maladewa Larang Pelancong dari 7 Negara Afrika

👤Nur Aivanni  🕔Minggu 28 November 2021, 17:27 WIB
Wisatawan yang tiba dari negara-negara tersebut selama dua hari terakhir harus menjalani karantina selama 14...
Ilustrasi

Australia Deteksi Infeksi Omicron untuk Pertama Kalinya

👤 Nur Aivanni  🕔Minggu 28 November 2021, 14:19 WIB
NSW Health mengatakan bahwa kedua penumpang itu berasal dari Afrika selatan dan tiba di Australia dengan penerbangan Qatar Airways melalui...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya