Rabu 13 Oktober 2021, 13:13 WIB

Akibat Topan Kompasu, Hong Kong Hentikan Aktivitas Sekolah dan Perdagangan 

 Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Akibat Topan Kompasu, Hong Kong Hentikan Aktivitas Sekolah dan Perdagangan 

Peter PARKS / AFP
Seorang penjalan kaki menyusuri pusat kota yang lengang karena toko-toko tutup akibat topan Kompasu di Hong Kong, Rabu (13/10).

 

HONG KONG meliburkan sekolah dan menghentikan pasar saham senilai US$6,3 triliun, membatalkan perdagangan pagi karena angin kencang dan hujan dari topan Kompasu pada Rabu (13/10).

Sinyal peringatan badai Nomor 8, yang tertinggi ketiga dalam skalanya, akan tetap berlaku sebelum tengah hari, menurut Observatorium Hong Kong.

“Kompasu, yang berada sekitar 370 km selatan-barat daya kota pada pukul 07.00 waktu setempat, diperkirakan akan bergerak ke barat dengan kecepatan sekitar 25 km per jam menuju Pulau Hainan Tiongkok,” katanya di situsnya.

Kemungkinan perdagangan sekuritas, termasuk koneksi saham Hong Kong-Tiongkok dan pasar derivatif, akan terpengaruh sepanjang hari Rabu (13/10).

Di bawah aturan pertukaran, sesi perdagangan pagi akan dibatalkan jika sinyal 8 atau lebih masih ada setelah jam 9 pagi. Jika peringatan cuaca tidak diturunkan sebelum tengah hari, perdagangan sepanjang hari akan ditinggalkan.

Badai Kompasu menghentikan perdagangan setelah jam kerja di bursa Hong Kong pada hari Selasa setelah pusat keuangan menaikkan sinyal peringatan ke Nomor 8, yang berarti angin bisa mencapai setidaknya 63 km per jam, dari Nomor 3 pada 17.20.

Enam orang terluka selama periode topan, termasuk satu yang meninggal kemudian, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan di situsnya.

Saat Sinyal Peringatan Siklon Tropis Nomor 8 diberlakukan, berbagai layanan publik telah ditangguhkan, termasuk layanan Departemen Perdagangan dan Industri dan bursa kerja oleh Departemen Tenaga Kerja, menurut pengumuman pemerintah.

Semua sidang pengadilan dan tribunal akan tetap ditunda di pagi hari juga, kata Kehakiman.

Pusat vaksinasi komunitas, stasiun vaksinasi di rumah sakit dan beberapa titik pengumpulan sampel untuk pengujian Covid-19 akan tetap ditutup, kata pemerintah. (Aiw/Straitstimes/OL-09)

Baca Juga

AFP/Emmanuel Dunand.

Israel Anggarkan Rp21,3 Triliun untuk Persiapan Serang Nuklir Iran

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 14:55 WIB
Anggaran NIS 5 miliar terdiri dari NIS 3 miliar dari anggaran sebelumnya dan tambahan NIS 2 miliar dari anggaran berikutnya yang...
paho.org

Di Bawah Tekanan, Amerika Serikat Telah Berbagi 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 14:07 WIB
Presiden Joe Biden menuai kritikan dari sejumlah pemimpin dunia yang lain karena memberikan vaksin booster (penguat) di Amerika...
AFP-Korean Central News Agency (KCNA

Korut Sebut Reaksi AS Terhadap Uji Coba Rudalnya Berlebihan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 11:40 WIB
“Uji coba rudal balistik baru dari kapal selam minggu ini adalah bagian dari rencana jangka menengah dan panjang Korea Utara untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya