Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tiongkok Tiba-Tiba Buat Hong Kong Baru, Nilainya Rp 1.760 T Investor Sambut Positif

Media Indonesia
24/12/2025 11:10
Tiongkok Tiba-Tiba Buat Hong Kong Baru, Nilainya Rp 1.760 T Investor Sambut Positif
Kondisi pasar di Haikou, selatan Provinsi Hainan, Tiongkok(AFP)

Pemerintah Tiongkok menjadikan Pulau Hainan sebagai kawasan perdagangan bebas terbesar dengan proyek senilai US$113 miliar (lebih dari Rp1.800 trilun) itu disebut akan menjadi Hong Kong baru yang membuka optimisme investor.

Peluncuran Hainan sebagai kawasan perdagangan bebas juga disambut positif oleh pasar keuangan. 

Saham-saham di Tiongkok dan Hong Kong menguat pada awal pekan mencerminkan optimisme investor terhadap potensi masuknya arus modal baru seiring beroperasinya Hong Kong baru versi Beijing tersebut. 

 Tiongkok memisahkan sistem kepabeanan Hainan dari daratan utama. Hainan menjadi  zona ekonomi khusus dengan aturan perdagangan yang jauh lebih longgar.

Ada skema baru yang diterapkan untuk meningkatkan ekonomi Tiongkok oleh negara tersebut. Dalam skema baru ini, barang yang diproduksi atau diproses di Hainan, dapat masuk ke daratan utama Tiongkok tanpa tarif dengan syarat nilai tambah lokal melebihi 30%. 

Aturan tersebut diharapkan mendorong aktivitas manufaktur bernilai tinggi sekaligus memperkuat integrasi Hainan dengan ekonomi nasional.

Kebijakan ini juga membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha asing, termasuk pada sektor jasa tertentu yang selama ini dibatasi di daratan. Prosedur investasi dipermudah dan aturan belanja lintas negara dilonggarkan.

Media pemerintah Tiongkok menilai kebijakan tersebut sebagai sinyal Beijing tetap berkomitmen membuka diri bagi dunia usaha global meski dihadapkan pada sengketa dagang dengan sejumlah negara.

Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng menyebut Hainan Free Trade Port sebagai gerbang penting menuju era baru keterbukaan ekonomi Tiongkok. Ia menegaskan proyek ini merupakan keputusan strategis besar untuk memperkuat daya saing dan posisi ekonomi Tiongkok di tingkat global. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik