Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin mengatakan dia sedang pilek namun tidak menderita covid-19. Hal tersebut disampaikan setelah dia terdengar berulang kali batuk pada pertemuan dengan para pejabat yang disiarkan di televisi.
"Jangan khawatir, semuanya baik-baik saja," kata Putin dalam konferensi video, Senin (11/10), dengan Dewan Keamanannya, yang juga ditayangkan di televisi pemerintah.
"Mereka melakukan tes praktis setiap hari tidak hanya untuk covid-19 tetapi untuk semua infeksi lain dan semuanya baik-baik saja,” tambahnya.
Baca juga: Setelah Tiongkok, Iran Siap Sepakati Kerja Sama dengan Rusia
Siaran itu mengikuti siaran sebelumnya yang diadakan Putin dengan para pejabat untuk membahas pertanian, di mana ia terlihat dan terdengar batuk pada banyak kesempatan.
Ketua Majelis Tinggi Parlemen Valentina Matviyenko menyela Putin di Dewan Keamanan setelah acara itu untuk menanyakan kesehatannya.
"Semua orang khawatir," katanya.
"Saya berada di udara sejuk dan bergerak aktif, tetapi tidak ada hal buruk yang terjadi," kata Putin kepada pejabat Dewan Keamanan.
"Aku tahu kalian semua sudah divaksinasi dan jangan lupa untuk divaksinasi ulang,” imbuhnya.
Presiden Rusia, yang pekan lalu merayakan ulang tahunnya yang ke-69, melakukan isolasi diri, bulan lalu, ketika dia mengungkapkan puluhan stafnya telah terkena dampak wabah covid-19.
Dia sendiri tidak menunjukkan tanda-tanda sakit dan muncul setelah dua minggu untuk mengadakan pertemuan langsung dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 29 September.
Namun, sejak itu, dia terus mengadakan sebagian besar pertemuan publiknya melalui konferensi video.
Secara nasional, Rusia menderita lonjakan lain dalam kasus covid-19, dengan kematian yang dilaporkan setiap hari mencapai rekor tertinggi, sementara para pejabat menyalahkan tingkat vaksinasi yang rendah hingga menimbulkan peningkatan infeksi. (Straitstimes/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin akhirnya memecah keheningan terkait eskalasi ketegangan yang menyelimuti kawasan Timur Tengah.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membantu menyampaikan pesan kepada Iran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu waktu setempat merilis sebuah video yang memperlihatkan puing drone di wilayah barat laut Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved