Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA senator terkemuka, pada Selasa (5/10), menyerukan Amerika Serikat (AS) untuk mempertimbangkan mengusir hingga 300 diplomat Rusia kecuali Moskow mengeluarkan lebih banyak visa untuk kedutaan AS.
AS memprotes karena Moskow pada 1 Agustus 2021 melarang Kedutaan AS mempekerjakan staf Rusia atau negara ketiga, yang memaksa Washington untuk memberhentikan hampir 200 penduduk setempat di misi di seluruh Rusia.
Dalam sebuah surat kepada Presiden AS Joe Biden, dua senator Demokrat dan dua senator Republik mengatakan bahwa Rusia telah lama menghitung staf lokal ketika menghitung jumlah diplomat AS yang diizinkan.
Akibatnya, kata mereka, sekitar 400 diplomat Rusia kini berbasis di Amerika Serikat dan sekitar 100 diplomat AS berada di Rusia.
"Disproporsionalitas dalam perwakilan diplomatik ini tidak dapat diterima," tulis para senator yang termasuk Bob Menendez, ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat, dan Marco Rubio, seorang Republikan terkemuka.
"Rusia harus mengeluarkan visa yang cukup untuk mendekati kesetaraan antara jumlah diplomat Amerika yang bertugas di Rusia dan jumlah diplomat Rusia yang bertugas di Amerika Serikat. Jika tindakan tersebut tidak diambil, kami mendesak Anda untuk mulai mengusir diplomat Rusia, untuk menyamakan kehadiran diplomatik AS," jelas mereka.
Para senator mengatakan bahwa pemecatan staf lokal telah menghambat kemampuan kedutaan untuk menangani kebutuhan konsuler Amerika serta kepentingan kebijakan AS.
Pemerintahan Biden pada April mengusir 10 diplomat Rusia atas apa yang dituduhkan Washington sebagai campur tangan Rusia dalam pemilihan AS dan serangan siber.
Hubungan antara musuh Perang Dingin tetap tegang tetapi telah melihat stabilitas yang lebih besar sejak Biden bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada Juni di Jenewa, yang menugaskan pejabat senior dengan diskusi lebih lanjut tentang pengendalian senjata dan mencegah salah perhitungan. (AFP/Nur/OL-09)
Hubungan AS-NATO retak! Spanyol & Italia tutup wilayah udara untuk militer AS terkait perang Iran. Trump: "AS akan mengingat pengkhianatan ini."
Kehadiran pasukan AS dengan kemampuan tempur darat di wilayah yang tengah dilanda konflik aktif menunjukkan kesiapan Washington.
Menlu AS Marco Rubio menyatakan bahwa tuntutan Iran agar Amerika mengakui kedaulatan Iran atas Selat Hormuz dalam perundingan yang sedang berlangsung tidak dapat diterima.
KOMITE penting di parlemen Iran menyetujui rencana penerapan tarif tol bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Ini menurut laporan media lokal pada Selasa (31/3).
Jangan-jangan, Trump sedang mencari cara mengakhiri perang tanpa dicap salah kalkulasi dan kalah perang?
PEJABAT Pemerintah Spanyol menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya bagi penerbangan terkait dengan perang yang melibatkan Iran.
Namun, dirinya menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Rusia terbuka untuk mendiskusikan terkait pembelian minyak dari Rusia.
Militer Ukraina sebut kerugian personel Rusia capai 1,29 juta jiwa per Maret 2026. Analis independen CSIS perkirakan rasio korban Rusia banding Ukraina capai 2,5 banding 1.
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved