Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN di internal blok militer NATO mencapai titik didih setelah sejumlah sekutu utama Eropa secara terang-terangan menolak terlibat dalam perang melawan Iran yang diprakarsai oleh Presiden AS Donald Trump. Penolakan ini memicu kemarahan Washington dan berisiko memperdalam keretakan dalam aliansi pertahanan transatlantik yang sudah tegang.
Langkah drastis diambil oleh Spanyol yang resmi menutup wilayah udaranya bagi jet tempur Amerika Serikat pada Senin (30/3/2026). Langkah serupa diikuti oleh Italia yang menolak memberikan izin pendaratan bagi pesawat militer AS yang menuju Timur Tengah di pangkalan Sisilia. Krisis ini menandai salah satu pembangkangan terbesar anggota NATO terhadap hegemoni militer AS di abad ke-21.
Presiden Donald Trump tidak menyembunyikan kekecewaannya. Melalui unggahan di media sosial pada Selasa (31/3/2026) pagi, Trump mengecam keras Prancis yang melarang pesawat angkut militer AS melintasi wilayah udaranya. "AS akan MENGINGAT," tulis Trump dalam pesan singkat yang bernada ancaman diplomatik.
Ketegangan ini semakin diperparah oleh pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio. Meski sempat melunak dalam pertemuan G7 di Prancis pekan lalu, Rubio kini menegaskan bahwa Washington mungkin perlu menilai kembali hubungannya dengan NATO. Ia menyebut respons aliansi terhadap tindakan AS di Iran sebagai sesuatu yang sangat mengecewakan.
Para pemimpin Eropa kini berada di posisi yang sangat sulit. Di satu sisi, mereka berupaya menjaga hubungan baik dengan panglima tertinggi AS demi kelangsungan bantuan militer untuk Ukraina melawan Rusia. Di sisi lain, keterlibatan dalam perang Iran dianggap sebagai bunuh diri politik dan ekonomi.
Sejak perang AS-Israel melawan Iran pecah pada 28 Februari 2026, harga energi global melonjak drastis akibat penutupan Selat Hormuz. Jalur vital pasokan minyak dan gas tersebut kini efektif terhenti, memicu inflasi hebat di seluruh daratan Eropa.
Meskipun ada penolakan masif, beberapa negara mencoba mengambil jalan tengah yang hati-hati:
| Negara | Tindakan/Sikap | Alasan/Status |
|---|---|---|
| Spanyol | Tutup wilayah udara & pangkalan. | Menuduh perang Trump ilegal. |
| Italia | Tolak pendaratan di Sisilia. | Kurangnya koordinasi dengan Parlemen. |
| Inggris | Akses terbatas untuk tindakan defensif. | Menghindari keterlibatan ofensif penuh. |
| Portugal | Hanya dukungan logistik (Lajes Air Base). | Sesuai kewajiban NATO, bukan pihak konflik. |
| Polandia | Tolak kirim baterai Patriot. | Fokus pada pertahanan wilayah timur (Rusia). |
Ian Lesser, peneliti terkemuka di German Marshall Fund (GMF), mencatat tekanan luar biasa pada hubungan pertahanan yang telah lama terjalin. "Ada debat publik yang kuat tentang apakah akan membantu AS dalam perang yang oleh banyak orang dianggap tidak dapat dibenarkan," ujarnya.
Krisis ini menempatkan NATO pada persimpangan jalan. Jika Trump benar-benar merealisasikan ancamannya untuk menilai kembali komitmen AS terhadap NATO, arsitektur keamanan global yang telah bertahan sejak Perang Dunia II bisa runtuh dalam waktu singkat.
Penolakan sekutu NATO terhadap ambisi militer Trump di Iran menunjukkan bahwa Eropa tidak lagi bersedia menjadi stempel bagi kebijakan luar negeri AS. Ketegangan ini bukan sekadar masalah izin wilayah udara, melainkan pergeseran geopolitik besar di mana kedaulatan Eropa mulai diutamakan di atas solidaritas aliansi yang dianggap merugikan kepentingan domestik mereka.
1. Mengapa Selat Hormuz penting?
Selat Hormuz adalah jalur pengiriman minyak paling kritikal di dunia. Penutupannya menyebabkan krisis energi global.
2. Apa dampak penolakan Spanyol bagi militer AS?
Penutupan wilayah udara Spanyol memaksa pesawat militer AS mengambil rute lebih jauh, meningkatkan biaya operasional dan waktu respons.
3. Apakah NATO akan bubar?
Belum ada tanda pembubaran resmi, namun ketidakpercayaan antara AS dan anggota Eropa berada pada level tertinggi dalam sejarah. (Bloomberg/I-2)
Menlu AS Marco Rubio menyatakan bahwa tuntutan Iran agar Amerika mengakui kedaulatan Iran atas Selat Hormuz dalam perundingan yang sedang berlangsung tidak dapat diterima.
KOMITE penting di parlemen Iran menyetujui rencana penerapan tarif tol bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Ini menurut laporan media lokal pada Selasa (31/3).
PEJABAT Pemerintah Spanyol menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya bagi penerbangan terkait dengan perang yang melibatkan Iran.
MENTERI Luar Negeri AS Marco Rubio pada Senin (30/3) menyatakan harapan untuk bekerja sama dengan elemen-elemen di dalam pemerintahan Iran.
PARLEMEN Iran akan mengenalkan rezim navigasi baru di Selat Hormuz. Teheran akan menjamin keselamatan pelayaran kapal sekaligus mengenakan biaya transit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved